Breaking News:

Tips Kesehatan

7 Tanda Kamu Kebanyakan Konsumsi Gula, Sering Masuk Angin hingga Mudah Berjerawat

Ada banyak tanda yang emnunjukkan bahwa kamu terlalu banyak mengonsumsi gula dan manis-manis. Padahal, itu menyebabkan berbagai masalah.

Freepik/karlyukav
Kurangi asupan gula 

Vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk melawan flu sangat mirip dalam struktur kimianya dengan glukosa.

Alih-alih mencari dan bekerja dengan vitamin C, sistem kekebalan Anda mengambil glukosa yang tidak memiliki daya melawan bakteri flu.

Oleh karena itu, alih-alih melawan penyakit yang diderita oleh sistem kekebalanmu.

Untuk mencegah hal seperti itu, kurangi makanan manis karena berisiko terkena flu atau flu dan makan lebih banyak buah dan sayuran yang kaya nutrisi dan vitamin C dan E, serta beta-karoten dan seng.

3. Toleransi gula yang tinggi

Saat kamu makan banyak makanan manis setiap hari, indra pengecap akan terbiasa dengan tingkat kemanisan yang sama dan mungkin tidak meresponsnya seperti dulu.

Kelebihan gula membuat langit-langit mulut tumpul dan buah-buahan serta beri yang manis tidak terasa manis bagi kamu sebagaimana mestinya.

Percayalah, tidak ada yang lebih baik dari makan apel yang berair dan menikmati rasanya.

Jika tidak ada yang terasa manis bagimu, kurangi konsumsi zat tambahan bergula, seperti gula rafinasi dan sirup manis, dan beralihlah ke pola makan yang seimbang.

4. Kerusakan gigi

Gigi rusak
Gigi rusak (Brightside)

Makanan manis mempromosikan pembentukan gigi berlubang dan kerusakan gigi.

Namun, bukan gula yang membuat gigi membusuk, melainkan kotoran dari makanan yang tertinggal di gigi setelah kamu makan.

Jika tidak dicerna atau disikat dengan benar, sisa makanan menyebabkan munculnya plak pada gigi.

Ini mengikis permukaan keras gigi yang menghasilkan lubang-lubang kecil.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved