TOPIK
Iran Vs AS
-
Jeniusnya Iran meniru teknologi canggih senjata Amerika Serikat, rudal Tomahawk rusak disulap jadi senjata mematikan.
-
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bisa jadi salah prasangka terkait dengan kondisi persenjataan yang dimiliki Iran.
-
Inggris dan Italia telah menyiagakan kapal perang mereka di kawasan dekat Selat Hormuz.
-
Arab Saudi diam-diam mengirim serangan udara rahasia ke Iran pada Maret lalu.
-
Kapal perang Amerika Serikat pilih putra balik kabur dari Selat Hormuz setelah Iran melepas tembakan peringatan.
-
Jet tempur F-4E Phantom II Iran tak kalah sangar ketika terlibat baku tembak dengan F-16CJ milik Angkatan Udara Amerika Serikat di langit Arab Saudi
-
Untuk kedua kalinya, jet tempur F-35 kebanggaan Amerika Serikat kembali mengirim sinyal darurat dari langit Iran.
-
Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei keluarkan perintah baru untuk melanjutkan perang melawan Amerika Serikat.
-
Iran kembali mengerahkan serangan terukur ke sejumlah kawasan Teluk pada Minggu (10/5/2026).
-
Ketegangan akibat serangan rudal dan drone Iran mewarnai langit Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (8/5/2026).
-
Iran melumat tiga kapal perang Amerika Serikat sebagai balasan serangan AS ke sejumlah kapal tanker Teheran yang dianggap melanggar blokade.
-
Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat dalam aksi saling serang sejak Rabu (6/5/2026).
-
Ledakan besar memicu Iran bersiaga hingga langsung mengaktifkan sistem pertahanan udara pada Kamis (7/5/2026) malam waktu setempat.
-
Iran 'ngamuk' balas dendam ke Amerika Serikat setelah AS menyerang kapal tanker milik Teheran.
-
Amerika Serikat melancarkan serangan balasan setelah kapal perang mereka diserang Iran.
-
Amerika Serikat (AS) harus menghadapi kenyataan pahit kerusakan markas militernya di kawasan teluk ternyata jauh lebih ngeri.
-
Kapal supertanker milik National Iranian Tanker Company milik Iran berhasil lolos dari blokade Amerika Serikat dan tengah menuju kepulauan Riau
-
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengonfirmasi negaranya mengirim kapal perang Charles de Gaulle ke kawasan Selat Hormuz, Laut Merah.
-
Amerika Serikat (AS) menarik mundur kapal induk berkekuatan nuklir milik mereka, yakni USS Gerald R Ford.
-
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengumumkan negaranya memasuki fase baru dalam perang melawan Iran.
-
Israel menyiagakan seluruh armada jet tempurnya untuk menggempur Iran jika diperlukan.
-
Mantan pengacara Donald Trump, Ty Cobb, menyebut Presiden Amerika Serikat itu mengidap gangguan mental sindrom Lobus Frontal.
-
Iran mengirim serangan udara besar ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (4/5/2026).
-
Ketegangan negara-negara di kawasan teluk meningkat setelah Iran menetapi janjinya mengirim serangan ke Uni Emirat Arab (UEA).
-
Terkini, Iran menyampaikan pesan keras kepada Arab Saudi dan Oman. Dalam pesannya, Iran menargetkan Uni Emirat Arab sebagai sasaran rudal mereka.
-
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak proposal damai Iran dan berencana melanjutkan blokade mereka di Selat Hormuz.
-
Laporan medis tahunan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tersebar, terungkap sakit tumor ganas yang ia derita.
-
Iran mulai menghadapi ancaman nyata akibat blokade yang dilakukan Amerika Serikat.
-
Kondisi di Selat Malaka semakin tegang seiring langkah aktif Amerika Serikat melanjutkan blokade-nya terhadap kapal-kapal milik Iran.
-
Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, ungkap penyebab kapal tanker Pertamina belum juga bisa menembus Selat Hormuz.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved
ip-172-31-24-186