Breaking News:

Iran Vs AS

Harga Minyak Melonjak Brutal Setelah Iran Serang Pangkalan AS, Ini Harga BBM Pertamina Terbaru

Harga minyak dunia kembali melonjak setelah Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada Kamis (28/5/2026).

Tayang:
Editor: Galuh Palupi
Tribunnews
HARGA BBM - Harga minyak melonjak setelah Iran serang pangkalan AS pada Kamis (28/5/2026). Bagaimana harga BBM Pertamina? 

Ringkasan Berita:
  • Harga minyak dunia melonjak setelah Iran serang pangkalan militer AS di Teluk pada Kamis (28/5/2026)
  • Harga minyak mentah naik sekitar 2 persen, berpengaruhkan ke harga BBM Pertamina?
  • Ini harga BBM Pertamina terbaru per Jumat (29/5/2026)

 

TRIBUNSTYLE.COM - Harga minyak dunia kembali melonjak setelah Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada Kamis (28/5/2026).

Tercatat di hari yang sama, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) langsung naik 2,06 persen, diperdagangkan di level 90,51 dolar AS per barel.

Sedangkan harga minyak mentah Brent melonjak lebih tinggi yakni mencapai 2,17 persen menjadi 96,34 dolar AS per barel.

Padahal sebelumnya, harga minyak sempat anjlok hingga 7 persen lantaran optimisme global bahwa AS dan Iran segera mencapai perdamaian.

Namun optimisme itu runtuh seketika ketika Iran mengumumkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk setelah sebelumnya AS juga menyerang wilayah Bandar Abbas di Iran.

Menurut pejabat militer AS, sebelum serangan terjadi, Iran diduga mengoperasikan sejumlah drone serang satu arah di sekitar jalur pelayaran internasional tersebut. Empat drone disebut berhasil ditembak jatuh oleh pasukan Amerika.

Baca juga: BBM Naik Lagi! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Mulai Senin 4 Mei 2026, Apa Saja yang Naik?

HARGA MINYAK MELONJAK - Capture YouTube Tribunnews soal harga minyak dunia melonjak setelah Iran serang pangkalan AS di Teluk
HARGA MINYAK MELONJAK - Capture YouTube Tribunnews soal harga minyak dunia melonjak setelah Iran serang pangkalan AS di Teluk (YouTube/Tribunnews)

Namun militer AS kemudian mendeteksi adanya satu drone tambahan yang diduga sedang dipersiapkan untuk diluncurkan dari wilayah Bandar Abbas, Iran selatan.

Setelah mendeteksi ancaman tersebut, Komando Pusat AS (CENTCOM) melancarkan serangan udara ke fasilitas yang disebut sebagai pusat kendali drone atau ground control station milik Iran.

Serangan dilakukan pada malam hari dan memicu ledakan besar di wilayah timur Bandar Abbas. Media lokal Iran melaporkan suara dentuman keras terdengar di beberapa bagian kota, sementara aktivitas keamanan di sekitar pelabuhan langsung diperketat.

CENTCOM menyebut operasi tersebut sebagai tindakan “defensif dan terukur”. Amerika Serikat menegaskan bahwa tujuan utama serangan adalah mencegah peluncuran drone Iran yang dinilai membahayakan keamanan pelayaran internasional dan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Namun Iran memiliki pandangan berbeda. Pemerintah Iran menilai serangan AS sebagai pelanggaran serius terhadap gencatan senjata yang sebelumnya masih dijaga di tengah negosiasi damai yang berlangsung alot.

Karena itu, IRGC pada Kamis dini hari memutuskan untuk melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan udara AS sebagai bentuk peringatan keras kepada Washington.

Iran juga memperingatkan bahwa jika Amerika kembali melakukan agresi militer, maka Teheran akan mengambil langkah yang lebih besar dan lebih menentukan.

Harga BBM Pertamina

Lantas apakah perubahan harga minyak dunia ini ikut mempengaruhi harga BBM Pertamina di Indonesia?

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
IranAmerika Serikatharga BBMPertamina
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved