Iran Vs AS
Elit Iran Rencanakan Rudal Antarbenua yang Bisa Capai Daratan AS, Makin Berani Adu Senjata Canggih
Amerika Serikat bisa jadi menghadapi ancaman serius jika rencana elit Iran membangun rudal antarbenua terwujud.
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Pejabat elit Iran mendesak Pemimpin Tertinggi untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua yang mampu menjangkau Amerika Serikat
- Ketegangan militer meningkat melalui aksi saling pamer kekuatan senjata canggih antara pejabat Iran dan Amerika Serikat di media sosial
- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan jalur komunikasi tetap terbuka meski memperingatkan potensi konflik yang lebih luas
TRIBUNSTYLE.COM - Amerika Serikat bisa jadi menghadapi ancaman serius jika rencana elit Iran membangun rudal antarbenua terwujud.
Sejumlah 85 pejabat dan tokoh politik Iran mendesak Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei untuk mengembangkan rudal antarbenya.
Dilansir dari The Jerusalem Post pada Jumat (5/6/2026), para pejabat elit Iran ingin membuat rudal antarbenua yang bisa mencapai daratan AS.
Saat ini, rudal jarak jauh Iran diketahui memiliki jangkauan sekitar 2.000 kilometer, yakni Khorramshahr, Sejil, dan Shahab-3.
Jarak tersebut mampu menjangkau sebagian besar wilayah Timur Tengah dan beberapa bagian Eropa, tetapi belum mencapai wilayah Amerika Serikat.
Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa Iran pernah meluncurkan rudal yang bisa menjangkau jarak 4.000 kilometer.
Baca juga: Langit Kuwait Jadi Medan Tempur Rudal Iran dan AS, Teheran Agresif Balas dan Kejar Pasukan Musuh
Jika klaim tersebut benar, maka hal tersebut menunjukkan peningkatan senjata tempur Iran yang signifikan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Iran terkait dimulainya pengembangan rudal balistik antarbenua.
Makin Berani Adu Senjata Canggih
Amerika Serikat dan Iran rupanya sempat bersitegang lantaran saling memamerkan kemampuan militer negara masing-masing.
Ketegangan itu terjadi di media sosial yang melibatkan Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, serta Wakil Kepala Staf Gedung Putih, Dan Scavino.
Perang media sosial itu dimulai pada Sabtu (23/5), yakni Scavino mengunggah video pesawat pengebom siluman B-2 Spirit milik Amerika Serikat yang sedang terbang.
Kemudian, unggahan itu dibalas Azizi dengan video peluncuran rudal Iran yang diklaim mampu menghantam sasaran secara akurat.
Aksi saling serang dan pamer di media sosial itu terus berlanjut hingga Selasa (2/6).
Yakni, Scavino merespons postingan Azizi dengan mengunggah gambar jam pasir.
| Elit Iran Rencanakan Rudal Antarbenua yang Bisa Capai Daratan AS, Makin Berani Adu Senjata Canggih |
|
|---|
| Langit Kuwait Jadi Medan Tempur Rudal Iran dan AS, Teheran Agresif Balas dan Kejar Pasukan Musuh |
|
|---|
| Sudah 2 Jenis Drone dan 1Jet Tempur AS Dilumat Iran, Washington Curiga China Diam-diam Beri Bantuan |
|
|---|
| Serangan AS Bak Tak Ada Arti, Iran Buka Lagi 50 Pintu Rudal yang Pernah Dibom Washington |
|
|---|
| Lagi-lagi Rontokkan Drone dan Jet Tempur Canggih Milik Trump, Iran Ejek AS: Fase Kemunduran |
|
|---|