Breaking News:

Iran Vs AS

Sudah 2 Jenis Drone dan 1Jet Tempur AS Dilumat Iran, Washington Curiga China Diam-diam Beri Bantuan

Eskalasi terbaru menunjukkan Iran percaya diri unggul atas Amerika Serikat, klaim berhasil melumat sejumlah armada milik lawan.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Iran klaim lumat drone dan jet tempur milik AS, Washington curiga adanya bantuan dari China
  • AS curiga China beri bantuan jarak jauh menyukseskan serangan Iran

 

TRIBUNSTYLE.COM - Eskalasi terbaru menunjukkan Iran percaya diri unggul atas Amerika Serikat, klaim berhasil melumat sejumlah armada milik lawan.

Sebelumnya, Iran klaim berhasil menembak jatuh drone MQ-9 Reaper milik AS yang terdeteksi radar berusaha masuk ke wilayah udara Iran.

Terbaru, Iran lagi-lagi klaim berhasil menghalau drone AS dengan tipe yang lain, yakni MQ-1 Predator.

Mengutip Tribunnews pada (1/6), IRGC memberikan penyataan resminya pada (31/5/2026) waktu steempat.

Dilaporkan bahwa IRGC berhasil mengidentifikasi dan menghancurkan drone agresif MQ-1 milik militer AS.

PERANG IRAN - Capture YouTube Tribunnews soal Iran jatuhkan jet tempur dan drone milik AS
PERANG IRAN - Capture YouTube Tribunnews soal Iran jatuhkan jet tempur dan drone milik AS (YouTube/Tribunnews)

Khususnya, dengan menggunakan rudal pertahanan udara modern pada Minggu (31/5) saat fajar waktu setempat.

Baca juga: Serangan AS Bak Tak Ada Arti, Iran Buka Lagi 50 Pintu Rudal yang Pernah Dibom Washington

Hal tersebut dilakukan karena drone AS itu memasuki wilayah udara Iran di atas perairan teritorial dengan tujuan menjalankan operasi bermusuhan.

“Drone agresif MQ-1 milik militer Amerika Serikat yang memasuki wilayah udara Iran di atas perairan teritorial dengan tujuan menjalankan operasi bermusuhan berhasil diidentifikasi dan dihancurkan oleh rudal pertahanan udara modern IRGC pada saat fajar hari ini,” demikian pernyataan yang dikutip IRNA.

Jet Tempur F-15 AS Juga Tumbang

Selain drone, Iran juga klaim menembak jatuh jet tempur F-15 milik AS.

Jet tempur andalan AS F-15 diduga mengalami kerusakan berat dan jatuh di wilayah barat daya Iran setelah terkena serangan sistem pertahanan udara pada 3 April lalu.

Meski demikian, kedua awak pesawat berhasil menyelamatkan diri dengan melakukan prosedur pelontaran darurat (ejection) beberapa saat sebelum pesawat menghantam daratan.

Menurut laporan Pentagon yang dikutip NBC News, proses penyelamatan segera dilakukan setelah militer AS kehilangan kontak dengan pesawat tersebut. 

Pilot F-15E berhasil ditemukan dalam waktu beberapa jam setelah insiden terjadi dan langsung dievakuasi oleh tim penyelamat yang dikerahkan ke lokasi.

Namun situasi berbeda dialami petugas sistem persenjataan atau Weapon Systems Officer (WSO) yang berada di kursi belakang pesawat.

Baca juga: Kemarahan AS Meluas hingga Oman, Ancam Bakal Menyerang, Iran Pasang Badan Membela Tetangga

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
IranAmerika SerikatChina
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved