Breaking News:

11 Tanda Tubuh Anda Sedang 'Berteriak' Minta Pertolongan untuk Kesehatan Mental

11 tanda kesehatan mental yang perlu diperhatikan, insomnia atau gangguan tidur, perubahan kebiasaan makan yang perlu diperhatikan setiap hari.

|
Editor: Tim TribunStyle
MAYA LAB | Shutterstock.com
KESEHATAN MENTAL - 11 tanda kesehatan mental yang perlu diperhatikan, insomnia atau gangguan tidur, perubahan kebiasaan makan yang perlu diperhatikan setiap hari. 

Sementara pengisian ulang di tengah jadwal yang kacau bisa menjadi tantangan, bahkan beberapa menit kesadaran dapat membantu memerangi perasaan tidak nyaman ini dan membantu Anda mencapai garis dasar yang sehat.
 
9. Nyeri perut menandakan gangguan pencernaan yang didorong oleh stres.

Badan kita sering memberi sinyal ketika kita mengabaikan kesehatan mental kita, dan salah satu cara tubuh memberi peringatan adalah melalui masalah pencernaan.

 Menurut para ahli di UChicago Medicine, ada hubungan kuat antara otak dan sistem pencernaan kita. Saat kita mengalami stres atau kecemasan, tubuh kita melepaskan hormon dan zat kimia untuk membantu menghadapinya.

Namun, ini sering kali menyebabkan gejala seperti sakit perut atau sensasi "kupu-kupu" yang tidak nyaman.

Selain itu, banyak orang yang berjuang dengan masalah mental cenderung mencari pelarian dengan kebiasaan buruk seperti alkohol atau merokok, yang justru bisa memperburuk masalah pencernaan.

Untuk membantu mengurangi gejala ini, penting untuk menjaga pola makan yang sehat, selain melakukan teknik mindfulness atau mendapatkan dukungan psikologis.

Cobalah untuk mengurangi konsumsi gula buatan dan makanan olahan, serta membatasi kafein.

Dengan cara ini, Anda bisa mendukung kesehatan pencernaan yang lebih baik dan menghindari gejala fisik yang tidak nyaman sebagai tanda tubuh Anda membutuhkan perhatian pada kesehatan mental.

10. Kabut Otak: Dampak Kelebihan Kognitif Akibat Kecemasan

Menurut Rumah Sakit Internasional Bangkok, tubuh kita memberi tanda fisik ketika kita mengabaikan kesehatan mental. Salah satu tanda yang sering muncul adalah kabut otak.

Ketika kita terus-menerus bekerja hingga kelelahan, merasa cemas, dan stres, otak kita dibebani dengan informasi yang begitu banyak, sehingga membuatnya sulit untuk beristirahat dan mengisi ulang energi.

Alih-alih memproses informasi dengan baik, otak kita berusaha keras untuk mengimbanginya, yang akhirnya menyebabkan kabut otak.

Ini bisa sangat membingungkan, karena kita menjadi sulit fokus, berkonsentrasi, bahkan memotivasi diri sendiri. Untuk mengatasi kabut otak, kita perlu mengenali sumber stres dalam hidup yang sering kali kita abaikan.

Cobalah untuk menyisihkan waktu dalam sehari untuk relaksasi dan memberikan perhatian penuh pada diri sendiri.

Meskipun menghilangkan semua stres dan kecemasan mungkin tidak bisa terjadi dalam sekejap, kita bisa mulai mengurangi gejala fisiknya dengan membentuk kebiasaan dan pola pikir yang lebih sehat.

11. Ketegangan Otot dan Stres Mental yang Tidak Tertangani

Banyak dari kita yang sering merasa cemas atau stres mungkin tidak sadar kalau tubuh kita menegang sebagai cara untuk mengatasi perasaan dan emosi negatif di dalam pikiran.

Entah itu dengan mengepalkan rahang atau membiarkan bahu kita terangkat, tubuh yang terus-menerus tegang dapat mengganggu saat-saat relaksasi dan bahkan memicu gejala fisik seperti sakit kepala atau kelelahan.

Para ahli dari Johns Hopkins Medicine menjelaskan bahwa kebiasaan seperti mengepalkan rahang atau menggiling gigi di malam hari, yang sering kali terjadi karena kecemasan atau stres, bisa menyebabkan sakit kepala kronis dan rasa tidak nyaman lainnya.

Meskipun perubahan kecil seperti berusaha merelaksasi tubuh sepanjang hari mungkin terasa sulit, hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan membantu kita lebih sadar akan pentingnya latihan relaksasi serta pengelolaan emosi. (TribunSytle.com/Aris/yourtango)

Halaman 4/4
Tags:
kesehatan mental gen zUChicago MedicineBangkokkesejahteraan mentalAmerican Psychological Association
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved