Tak Perlu Kebarat-baratan, Ini Cara Siasati Diet Sehat dengan Makanan Tradisional, Lebih Terjangkau!
Diet sehat tak harus makan makanan ala kebarat-baratan loh. Ternyata makanan tradisional juga bisa memenuhi kebutuhan gizi dan lebih terjangkau.
Penulis: Tsania Fadhillah
Editor: Ika Putri Bramasti
TRIBUNSTYLE.COM - Diet sehat tak harus makan makanan ala kebarat-baratan loh. Ternyata makanan tradisional juga bisa memenuhi kebutuhan gizi dan lebih terjangkau.
Diet atau menurunkan berat badan menjadi salah satu gaya hidup bagi kebanyakan orang.
Tujuannya adalah untuk mendapat berat badan ideal dan tubuh yang sehat.
Selain dengan olahraga, mereka yang tengah menjalani diet mengubah menu makanannya menjadi lebih sehat.
Namun, menu makanan sehat yang berkembang di kalangan masyarakat saat ini lebih banyak mengarah pada makanan yang kebarat-baratan seperti oatmeal dan lain-lain.
Belum banyak yang sadar jika makanan sehat yang berasal dari makanan tradisional ternyata juga memiliki manfaat yang tak kalah menjanjikan.
Baca juga: Apa Itu Slow Food dan Manfaatnya Bagi Tubuh? Bersama Amaliah Pegiat Slow Food Asal Yogyakarta
Baca juga: 7 Manfaat Tersembunyi Buah Nanas Bagi Kesehatan, Termasuk Membantu Program Diet Makin Lancar
TribunStyle bersama Amaliah, pegiat Slow Food Yogyakarta telah membahas BE STYLE: Menu Diet yang Tidak Kebarat-baratan dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Style Official pada Jumat 10 Desember 2021.
Menurut Amaliah panganan lokal memiliki peranan penting dalam pemenuhan gizi seseorang saat menjalani diet.
"Makanan itu tidak hanya empat sehat lima sempurna, tapi lebih menuju kepada 3 BA, Bergizi, Beragam, Berimbang, dan Aman.
Bergizi ya sudah harus memenuhi semua zat-zat yang diperlukan oleh tubuh kita,
Beragam, harus beragam sumbernya, ya protein hewani, protein nabati, kemudian karbohidratnya juga harus beragam.
Tuhan itu menciptakan keberagaman menuju kesempurnaan.
Berimbang, harus seimbang semua makanannya, pertama itu air bening minimal 8 gelas perhari." tutur Amaliah.
Menurutnya, panganan tradisional untuk diet dapat diperoleh di pasar tradisional dan lingkungan sekitar.
"Banyak orang mengatakan bahwa sayuran organik itu mahal, ya kita harus pintar-pintar saja (mengakali),
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/sayuran_20170509_111757.jpg)