Breaking News:

Hari Puisi Nasional, Mengenang Chairil Anwar Lewat Sajak, Ini 7 Karya 'Si Binatang Jalang'

Hari Puisi Nasional, mengenang Chairil Anwar lewat sajak-sajaknya, ini 7 karya penyair berjuluk 'Si Binatang Jalang'.

Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Kolase TribunStyle (Wikimedia Commons, Istimewa)
Potret Chairil Anwar dan kutipan puisi karyanya pada sebuah tembok. 

Aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini

Hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah

7. Senja di Pelabuhan Kecil

Kepada Sri Ajati

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempar, sedu penghabisan bisa terdekap

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

#ChairilAnwar  #Puisi #Sastrawan

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 4/4
Tags:
Hari Puisi NasionalChairil AnwarBinatang Jalang
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved