Hari Puisi Nasional, Mengenang Chairil Anwar Lewat Sajak, Ini 7 Karya 'Si Binatang Jalang'
Hari Puisi Nasional, mengenang Chairil Anwar lewat sajak-sajaknya, ini 7 karya penyair berjuluk 'Si Binatang Jalang'.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Kolase TribunStyle (Wikimedia Commons, Istimewa)
Potret Chairil Anwar dan kutipan puisi karyanya pada sebuah tembok.
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Maret 1943
2. Diponegoro
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.
Sekali berarti
Sudah itu mati.
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.
Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai.
Maju.
Serbu.
Serang.
terjang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/potret-chairil-anwar-dan-kutipan-puisi-karyanya-pada-sebuah-tembok.jpg)