5 Tanda Kebanyakan Minum Kopi, Perut Bermasalah, Insomnia hingga Jantung Berdebar
Kopi sebenarnya punya efek positif bagi tubuh, akan tetapi tidak boleh mengonsumsinya secara berlebih.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Amirul Muttaqin
Adenosine, unsur kimia yang ditemukan dalam kopi, pertama meningkat dan kemudian turun.
Beberapa penelitian menemukan bahwa setelah meminumnya terlalu banyak, Anda mungkin merasa lelah dan bisa tertidur.
Kelelahan datang segera setelah kewaspadaan, tetapi jika Anda terus minum daya sepanjang hari, Anda mungkin terhindar dari efek ini.
3. Mengalami kecemasan.

Kafein meningkatkan kewaspadaan dengan memblokir adenosin yang membuat Anda lelah.
Tetapi jika Anda meminumnya dalam dosis besar setiap hari, itu dapat menyebabkan kecemasan dan kegugupan.
Kopi merupakan pemicu pelepasan adrenalin yang dapat memengaruhi perilaku.
Jika kalian menyadari bahwa Anda menjadi terlalu gugup, ada baiknya untuk mencoba mengontrol konsumsi kafein.
4. Mulai mengalami insomnia.

Kafein membuat Anda tetap terjaga, tetapi pada saat yang sama, dapat memengaruhi tidur.
Para peneliti telah menunjukkan bahwa asupan kopi yang tinggi dapat meningkatkan jumlah waktu yang Anda butuhkan untuk tertidur.
Anda benar-benar kurang tidur dan menjadi lebih lelah di siang hari.
5. Detak jantung cepat dan mengalami kelelahan.

Efek detak jantung cepat tidak muncul pada semua orang, tetapi cukup umum.
Terbukti pada anak muda yang mengonsumsi kopi dalam dosis tinggi, kafein dapat meningkatkan denyut nadi.
Minum kopi tidak dianjurkan bagi orang-orang yang memiliki masalah dengan tekanan darah dan jantungnya.
(Tribunstyle.com/Manila)
Baca juga: 7 Efek Buruk Langsung Minum Kopi di Pagi Hari, Justru Mudah Mengantuk dan Gula Darah Naik
Baca juga: Berapa Cangkir Kopi yang Boleh Diminum dalam Sehari agar Bermanfaat bagi Kesehatan?