Breaking News:

Buntut Kudeta, Myanmar Blokir Facebook, Messenger, Instagram hingga WhatsApp

Pemerintahan militer Myanmar pada Kamis telah memblokir Facebook dan platform media sosial lainnya dan akan diblokir hingga Minggu, (7/2/2021).

Tayang:
BBC World
Militer Myanmar memblokir Facebook dan media sosial lainnya. 

Warga menggunakan VPN untuk mengakses platform yang telah diblokir.

Terlepas dari upaya tentara untuk melarang aktivisme, protes terus bermunculan.

Pada hari Kamis, protes jalanan pertama terhadap kudeta militer terjadi di kota Mandalay, di mana sekelompok kecil meneriakkan:

"Pemimpin kami yang ditangkap, bebaskan sekarang, bebaskan sekarang," ucap kelompok itu dengan cepat dikejar oleh polisi anti huru hara, dikutip dari laman Myanmar Now.

Aung San Suu Kyi, yang ditahan dalam penggerebekan pada Senin pagi, didakwa pada Rabu dengan kepemilikan walkie-talkie yang diimpor secara ilegal.

Karena hal tersebur dirinya dapat dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

Sampai saat ini dirinya belum terlihat secara publik sejak penangkapannya.

Aung San Suu Kyi, pemimpin Myanmar
Aung San Suu Kyi, pemimpin Myanmar (SBS)

Pesan-pesan yang dibagikan di Facebook sebelum protes malam minggu ini mengatakan kepada orang-orang untuk pergi ke balkon mereka dan berteriak:

“Kami berdoa agar Aung San Suu Kyi sehat.

Kami berdoa agar Myanmar menerima kebebasan.

Dan kami berdoa semoga kendali militer berakhir".

Sementara pada Rabu malam, menurut para diplomat, negosiasi terus berlanjut antara 15 anggota dewan, terutama dengan China dan Rusia.

Tentara Myanmar mengklaim kudeta itu sejalan dengan konstitusi negara.

Panglima militer, Min Aung Hlaing, sekarang menjadi kepala kabinet baru, pada Selasa membela tindakan militer.

(TribunStyle.com/Joni Irwan Setiawan)

Baca juga: Buntut Kudeta Militer di Myanmar, Para Dokter & Staf Medis Mogok Kerja dan Kenakan Pita Merah

Baca juga: MISTERI Sosok Wanita Joget TikTok Ampun Bang Jago Berlatar Kudeta Militer di Myanmar Terbongkar

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved