Iran Vs AS
Laut dan Udara, Amerika Kena Semua! Kapal AS Terbakar Diserang Drone Iran, Jet F-35 AS Kirim SOS
Iran kembali mengerahkan serangan terukur ke sejumlah kawasan Teluk pada Minggu (10/5/2026).
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Iran kembali serang kawasan Teluk pada Minggu (10/5/2026)
- Di Qatar, kapal kargo berbendera Amerika Serikat terbakar kena serangan drone Iran
- Sementara di hari yang sama, jet tempur F-35 kebanggaan Amerika kirim sinyal SOS diduga ikut terkena serangan Iran
TRIBUNSTYLE.COM - Iran kembali mengerahkan serangan terukur ke sejumlah kawasan Teluk pada Minggu (10/5/2026).
Rudal dan drone milik Teheran menyasar perairan negara-negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Kuwait, hingga wilayah perairan mereka sendiri, Selat Hormuz.
Akibat serangan ini, sebuah kapal kargo berbendera Amerika Serikat (AS) terbakar karena terkena drone Iran.
Kebakaran dilaporkan terjadi di atas kapal.
Kapal lain yang terimbas serangan Iran adalah kapal milik Korea Selatan.
Informasi tersebut telah dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri Korea Sealatan yang mengungkap kapal kargo bernama HMM Namu milik mereka juga terkena serangan hingga rusak dan harus berlabuh di pelabuhan Dubai.
Baca juga: Trump Ketar-ketir? Mojtaba Khamenei Keluarkan Arahan Baru, Iran Lanjut Perang Lawan Amerika
Jet Amerika Serikat Kirim Sinyal SOS
Sementara itu di udara, jet tempur siluman F-35 Lightning II milik Amerika Serikat dilaporkan mengirim sinyal darurat SOS ketika melintas di langit atas Laut Oman dekat Selat Hormuz pada Minggu (10/5/2026).
Sinyal ini langsung memicu spekulasi bahwa jet tempur tersebut ikut terkena serangan Iran.
Berdasarkan data pelacak penerbangan internasional, jet tempur generasi kelima itu memancarkan kode transponder "7700", yang merupakan sinyal universal untuk keadaan darurat umum (general emergency).
Sinyal tersebut terdeteksi saat pesawat berada di dekat wilayah Semenanjung Arab, sebuah area yang kini menjadi zona panas akibat penutupan Selat Hormuz oleh militer Iran terhadap lalu lintas kapal-kapal yang dianggap bermusuhan.
Pihak Iran mengklaim sinyal ini bukan karena kesalahan teknis semata.
"Unit pertahanan udara kami terus memantau setiap pergerakan aset asing yang mencoba melanggar batas kedaulatan atau melakukan manuver provokatif di zona identifikasi pertahanan udara kami," ujar seorang pejabat militer Iran dalam laporan yang dikutip dari WION.
Lebih lanjut, pihak Iran memberikan indikasi bahwa status darurat jet tempur tersebut berkaitan dengan sistem pertahanan elektronik atau kinetik yang mereka miliki.
"Kedaulatan udara kami tidak bisa diganggu gugat, dan setiap upaya untuk menguji kesiapan Iran akan mendapatkan respons yang sepadan, baik terlihat maupun tidak terlihat di radar," tegas pejabat anonim tersebut, merujuk pada spekulasi penggunaan pengacau sinyal (jammer) atau sistem rudal jarak jauh.
| Laut dan Udara, Amerika Kena Semua! Kapal AS Terbakar Diserang Drone Iran, Jet F-35 AS Kirim SOS |
|
|---|
| Bandara Dubai Lumpuh Diserang Iran, Asap Mengepul, Teheran Kirim Rudal Setelah Baku Tembak dengan AS |
|
|---|
| 3 Kapal Militer AS Dilumat Bom Teheran, Trump Beri Peringatan: Cahaya Besar Bakal Menghancurkan Iran |
|
|---|
| AS Rilis Detik-detik Kapal Tanker Iran Meledak, Iran Balas Dendam Kirim Rudal Bidik Kapal Militer AS |
|
|---|
| Ledakan Besar Guncang Teheran, Iran Siaga Aktifkan Sistem Pertahanan Udara, AS Kirim Serangan |
|
|---|