Iran Vs AS
Tak Ada Damai! Motjaba Khamenei Perintahkan Lanjutkan Perang Lawan AS, Militer Iran Siaga Tinggi
Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei keluarkan perintah baru untuk melanjutkan perang melawan Amerika Serikat.
Editor: Galuh Palupi
Ringkasan Berita:
- Motjaba Khamenei keluarkan perintah baru Iran lanjutkan perang melawan Amerika Serikat
- Iran menerjemahkannya dengan mengirim serangan ke sejumlah negara di Teluk pada Minggu (10/5/2026)
- Amerika Serikat sendiri telah mengumumkan menolak proposal damai Iran yang menjadi tanda perang bakal berlanjut
TRIBUNSTYLE.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei keluarkan perintah baru untuk melanjutkan perang melawan Amerika Serikat.
Menurut berita yang dirilis media pemerintah Iran pada Minggu (10/5/2026), perintah itu disampaikan Motjaba Khamenei yang baru saja menemui Kepala Komando Pusat Militer Iran, Ali Abdollahi.
Khamenei disebut telah memberi instruksi agar Iran melanjutkan operasi menghadapi musuh.
Sayangnya, tidak disebutkan secara detail kapan dan di mana pertemuan digelar.
Pertemuan langsung jadi sorotan lantaran selama ini Khamenei jarang muncul ke publik pasca diangkat menjadi Pemimpin Tertinggi atau Supreme Leader Iran.
Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai rumor mengenai kondisi kesehatannya beredar luas, termasuk spekulasi kalau dia sempat terluka akibat serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan ayahnya.
Baca juga: Laut dan Udara, Amerika Kena Semua! Kapal AS Terbakar Diserang Drone Iran, Jet F-35 AS Kirim SOS
Beberapa hari sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan Mojtaba Khamenei di tengah situasi keamanan yang terus memburuk.
Serangan ke Negara Teluk
Di saat yang sama, kawasan Teluk kembali diguncang serangan drone yang diduga berkaitan dengan eskalasi konflik Iran-AS.
Uni Emirat Arab mengklaim berhasil mencegat dua drone yang disebut berasal dari Iran, sementara Kuwait melaporkan adanya drone bermusuhan yang memasuki wilayah udaranya.
Selain itu, sebuah kapal kargo di perairan Qatar juga dilaporkan terkena serangan drone hingga memicu kebakaran terbatas di atas kapal.
Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) sebelumnya menyebut sebuah kapal bulk carrier dihantam proyektil tak dikenal di dekat Doha.
Meski belum ada klaim resmi, media Iran Fars menyebut kapal tersebut berbendera Amerika Serikat.
Selat Hormuz sendiri kini kembali menjadi titik perhatian dunia karena jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak global.
Eskalasi militer di kawasan itu dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas energi dunia sekaligus memperbesar risiko konflik regional yang lebih luas.
Trump Tolak Proposal Damai Iran
Baca juga: Merasa Menang Atas Iran, Donald Trump Ditampar Potensi Sabotase Kabel Bawah Laut, Dampaknya Ngeri!
Sumber: Tribunnews.com
| Tak Ada Damai! Motjaba Khamenei Perintahkan Lanjutkan Perang Lawan AS, Militer Iran Siaga Tinggi |
|
|---|
| Laut dan Udara, Amerika Kena Semua! Kapal AS Terbakar Diserang Drone Iran, Jet F-35 AS Kirim SOS |
|
|---|
| Bandara Dubai Lumpuh Diserang Iran, Asap Mengepul, Teheran Kirim Rudal Setelah Baku Tembak dengan AS |
|
|---|
| 3 Kapal Militer AS Dilumat Bom Teheran, Trump Beri Peringatan: Cahaya Besar Bakal Menghancurkan Iran |
|
|---|
| AS Rilis Detik-detik Kapal Tanker Iran Meledak, Iran Balas Dendam Kirim Rudal Bidik Kapal Militer AS |
|
|---|