Breaking News:

Iran Vs AS

Kode 7700 Jadi Sinyal Darurat untuk AS! Jet Tempur Kebanggaan Amerika Dua Kali Koyak di Langit Iran

Untuk kedua kalinya, jet tempur F-35 kebanggaan Amerika Serikat kembali mengirim sinyal darurat dari langit Iran.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Jet tempur AS dua kali kirim sinyal darurat ketika melintas di atas langit Iran
  • Jet tempur F-35 kebanggaan AS lalu melakukan pendaratan darurat di UEA
  • Iran klaim sinyal itu bukan semata karena masalah teknis saja

 

TRIBUNSTYLE.COM - Untuk kedua kalinya, jet tempur F-35 kebanggaan Amerika Serikat kembali mengirim sinyal darurat dari langit Iran.

Pada Senin (11/5/2026), jet tempur F-35 Lightning II milik Amerika Serikat mengirim kode darurat 7700 ketika melintas di langit atas Laut Oman dekat Selat Hormuz.

Pesawat kemudian melakukan pedaratan darurat di Uni Emirat Arab (UEA).

Pesawat tempur paling canggih milik AS itu mendadak mengubah arah penerbangan menuju wilayah UEA seusai menyatakan kondisi darurat.

Sejumlah laporan menduga jet tersebut dialihkan ke Pangkalan Udara Al Dhafra yang menjadi salah satu fasilitas militer utama Amerika Serikat di kawasan Teluk.

IRAN-AMERIKA BERUNDING - Ilustrasi jet tempur
IRAN-AMERIKA BERUNDING - Ilustrasi jet tempur (Kompas.com/Dok Setpres)

Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Pentagon maupun Angkatan Udara AS terkait penyebab insiden tersebut.

Baca juga: Tak Ada Damai! Motjaba Khamenei Perintahkan Lanjutkan Perang Lawan AS, Militer Iran Siaga Tinggi

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi dunia yang terus menjadi titik panas konflik kawasan.

Insiden ini merupakan insiden kedua dalam 2 hari terakhir.

Jet tempur Lockheed Martin F-35 Lightning II Angkatan Udara AS sebelumnya mengalami situasi darurat pada Minggu (10/5/2026).

Jet Tempur F-35 itu dilaporkan sedang melintas di atas Teluk Oman.

Dari laporan Tasnim, setelah mengirim kode darurat, pesawat tersebut langsung mengubah arah menuju Uni Emirat Arab.

Pesawat tempur AS itu juga dilaporkan mulai kehilangan ketinggian.

Pernyataan Teheran

Pihak Teheran melalui media pemerintah dan saluran militer segera mengklaim bahwa gangguan pada sistem F-35 tersebut bukanlah kecelakaan teknis semata.

"Unit pertahanan udara kami terus memantau setiap pergerakan aset asing yang mencoba melanggar batas kedaulatan atau melakukan manuver provokatif di zona identifikasi pertahanan udara kami," ujar seorang pejabat militer Iran dalam laporan yang dikutip dari WION.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
Amerika SerikatIran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved