DICAP Sebagai 'Perusahaan Militer' Xiaomi Buka Suara Atas Pencekalan di Amerika Serikat
Baru-baru ini pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah administrasi Donald Trump membuat kebijakan yang kontroversial.
Penulis: Candra isriadhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Sementara undang-undang NDAA hanya mengatur agar perusahaan AS mengalihkan saham-sahamnya.
Khususnya mengatur untuk beralih dari perusahaan China yang ada dalam daftar hitam.
Meskipun masa jabatannya tinggal menghitung hari, Donald Trump terus menjajaki kemungkinan lainnya.
Yakni untuk memblokir perusahaan asal lima negara lainnya, yakni Rusia, Iran, Korea Utara, Kuba, dan Venezuela.
Negara-negara tersebut akan dilarang memasok perangkat telekomunikasi ke AS. (TribunStyle.com/Candra)
Baca juga: Xiaomi Resmi Rilis Redmi 9T, Harga Rp 2 Jutaan Spesifikasi Mumpuni dengan Baterai Jumbo
Baca juga: UPDATE Terbaru Harga HP Xiaomi Bulan Januari 2021, Xiaomi Mi 10T, Redmi 9C, Redmi Note 8 Pro
Baca juga: Sebelum Beli, Harga & Spesifikasi Lengkap Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro, Resmi Dirilis di Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/xiaomi_20170522_135836.jpg)