Program Kartu Prakerja Gelombang 4 Siap Digulirkan Pemerintah, Kapan Mulai Dibuka Pendaftaran?
Siap-siap, program Kartu Prakerja Gelombang 4 siap digulirkan pemerintah, lalu kapan mulai dibuka pendaftarannya, simak keterangannya berikut.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Amirul Muttaqin
Wana mengatakan, berdasarkan hasil analisis ICW, ada ketidakjelasan standar komisi yang akan diterima oleh para mitra Kartu Prakerja dari setiap pelatihan yang diikuti peserta.
Dalam sejumlah aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait dengan program prakerja, tidak ada ketentuan yang pasti mengenai besaran komisi yang berhak diterima platform digital.
Ia menyebutkan, mengacu pada Pasal 52 ayat (1) Permenko 3/2020, disebutkan bahwa "Platform digital diperbolehkan mengambil komisi jasa yang wajar dari Lembaga Pelatihan yang melakukan kerja sama."
Sementara itu, pada Pasal 52 ayat (2) Permenko 3/2020 menyebutkan, "Besaran komisi jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Perjanjian Kerja Sama dan mendapat persetujuan dari Manajemen Pelaksana."
Dari dua pasal tersebut tidak ada penjelasan mengenai harga wajar yang berhak didapatkan oleh platform digital.
Lembaga pelatihan diduga tak miliki pengalaman
Wana mengungkapkan, ICW juga melakukan sampling acak untuk melihat latar belakang dari lembaga pelatihan yang ikut serta dalam program Kartu Prakerja.
Dari pengecekan acak ini, setidaknya ada 2 lembaga yang latar belakangnya dipertanyakan dalam melakukan pelatihan.
Menurut Wana, lembaga-lembaga itu dipertanyakan pengalamannya dalam melakukan pelatihan online dengan materi junior desain grafis.
Alasannya, menurut ICW, dari penelusuran di mesin pencarian, salah satu lembaga merupakan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan dari tingkat taman kanak-kanak hingga politeknik.
"Namun lembaga ini diduga tidak memiliki pengalaman dalam melakukan pelatihan secara online," ujar Wana.
Potensi konflik kepentingan
Sorotan mengenai potensi konflik kepentingan sudah disoroti sejak beberapa bulan lalu, saat pendiri Ruangguru Adamas Belva Syah Devara masih menjadi staf khusus Presiden Joko Widodo.
Belva mendirikan Ruangguru bersama Muhammad Iman Usman. Belva mengundurkan diri dari jabatan sebagai staf khusus saat polemik prakerja muncul.
Selain itu, ICW juga menemukan beberapa mitra yang jika ditelusuri terafiliasi dengan tim kampanye dan partai politik. (*)
(Tribunstyle/Dhimas Yanuar // Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Desak Program Kartu Prakerja Dihentikan, Ini 5 Hasil ICW "
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Segera Buka Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV"
• VIRAL Kursus Install Windows Program Kartu Prakerja Tuai Kritik, Rp 260 Ribu Klik Tombol Next?
• 5 Fakta Pengunduran Diri Belva Devara dari Staf Khusus Jokowi, Polemik Kartu Prakerja Jadi Alasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-mendaftar-kartu-prakerja-gelombang-ii.jpg)