Selebrita
Nikita Willy hingga Kimberly Dibully, Aurelie Minta Tak Cari Sosok Artis di Buku Brokens Strings
Aurelie menjelaskan bahwa Broken Strings tidak ditulis sebagai sarana balas dendam atau untuk menciptakan kebencian baru.
Penulis: Ika Putri Bramasti Ixtiar Rahayu Ing Pambudhi
Editor: Ika Putri Bramasti
Ringkasan Berita:
- Nikita Willy yang digambarkan sebagai sosok artis senior arogan, dan Kimberly Ryder yang diduga sebagai sosok kelly, orang yang mendukung Bobby.
- Aurelie Moeremans meminta masyarakat untuk menghentikan upaya pencarian identitas sosok asli, terlebih jika hanya berdasarkan asumsi yang belum tentu benar dan berujung pada perundungan.
- Aurelie menjelaskan bahwa Broken Strings tidak ditulis sebagai sarana balas dendam atau untuk menciptakan kebencian baru.
TRIBUNSTYLE.COM - Peluncuran memoar Broken Strings membuat nama Aurelie Moeremans kembali menjadi perbincangan publik.
Dalam buku tersebut, aktris berbakat ini dengan berani membuka lembaran kelam masa lalunya, kisah yang selama bertahun-tahun ia simpan rapat dari sorotan publik.
Kejujuran Aurelie menuai banyak simpati dan dukungan.
Namun, di sisi lain, muncul fenomena sebagian netizen yang justru sibuk menebak-nebak sosok nyata di balik karakter-karakter dalam buku itu.
Tak sedikit yang bertindak layaknya “detektif dadakan”, bahkan berujung pada dugaan dan serangan terhadap pihak tertentu.
Beberapa artis yang ikut dibully ada Nikita Willy yang digambarkan sebagai sosok artis senior arogan, dan Kimberly Ryder yang diduga sebagai sosok kelly, orang yang mendukung Bobby.
Baca juga: Pilunya Aurelie Dipaksa Menikah dengan Roby Tremonti, Diancam Sebarkan Foto Syur Jika Menolak
Melihat situasi tersebut, Aurelie Moeremans akhirnya angkat suara.
Ia dengan tegas meminta masyarakat untuk menghentikan upaya pencarian identitas sosok asli, terlebih jika hanya berdasarkan asumsi yang belum tentu benar dan berujung pada perundungan.
"Please.. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar dan jujur aku gak enak bacanya," tulis Aurelie Moeremans.
Fokus pada pesan, bukan pelaku
Aurelie menjelaskan bahwa Broken Strings tidak ditulis sebagai sarana balas dendam atau untuk menciptakan kebencian baru.
Sebaliknya, buku ini ia jadikan sebagai medium penyembuhan diri sekaligus bentuk edukasi bagi masyarakat.
"Aku nulis buku ini bukan untuk menciptakan target baru buat dibully. Aku nulis karena ingin membuka mata, memberi awareness, dan semoga bisa membantu orang lain yang pernah berada di posisi yang sama," tulis Aurelie dalam sebuah pernyataan di media sosialnya.
Ia menegaskan, ketika perhatian publik hanya tertuju pada siapa pelaku di dunia nyata, maka pesan penting yang ingin ia sampaikan justru akan terabaikan.
Aurelie berharap pembaca dapat memahami pola-pola yang terjadi dalam kisah hidupnya agar kejadian serupa tidak terulang pada orang lain.
Bahaya Child Grooming yang menjadi inti cerita
Sumber: TribunStyle.com
| Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Bui, Harap Tak Ditahan di Nusakambangan, Hakim: Wewenang Institusi Lain |
|
|---|
| Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara, Pengacara Hormati Keputusan Hakim: Masih Ada Waktu 7 Hari |
|
|---|
| Siapa Pengancam Dokter Kamelia? Mengaku Bakal Bantu Ammar Zoni, tapi Tak Suka Hubungan Asmaranya |
|
|---|
| Pantas Sempat Absen Sidang, Dokter Kamelia Ternyata Diancam, Ammar Sampai Mohon Agar Sementara Nurut |
|
|---|
| Meski Kecewa Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Bui, Dokter Kamelia Yakin Pacar Tak Dibawa ke Nusakambangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Aurelie-Moeremans-menyampaikan-bahwa-Kelly-telah-menghubunginya.jpg)