Breaking News:

Iran Vs AS

Iran Punya Aset 100 Miliar Dolar AS yang Dibekukan Amerika, Poin Krusial Teheran Dalam Negosiasi

Aset Iran yang dibekukan menjadi poin krusial Teheran dalam negosiasi putaran kedua bersama Amerika Serikat.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Aset Iran senilai 100 miliar dolas AS dibekukan, jadi poin penting dalam negosiasi dengan Amerika
  • Iran minta agar Amerika mencairkan aset yang telah dibekukan itu

 

TRIBUNSTYLE.COM - Aset Iran yang dibekukan menjadi poin krusial Teheran dalam negosiasi putaran kedua bersama Amerika Serikat.

Al Jazeera melaporkan Iran meminta agar aset mereka yang dibekukan bisa dicairkan sebagai syarat damai dengan AS.

Total aset milik Iran yang dibekukan pun tak main-main, diprediksi mencapai lebih dari 100 miliar dolas AS atau sekitar Rp 1.700 triliun jika kurs Rp 17.140 per dolar AS.

Jika aset tersebut bisa dicairkan, Iran tentu diuntungkan karena bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan.

Awal Mula Aset Iran Dibekukan

Pembekuan aset Iran sudah dimulai sejak lama.

ASET IRAN DIBEKUKAN - Aset Iran senilai 100 miliar dolar AS dibekukan, jadi poin penting negosiasi dengan Amerika Serikat
ASET IRAN DIBEKUKAN - Aset Iran senilai 100 miliar dolar AS dibekukan, jadi poin penting negosiasi dengan Amerika Serikat (YouTube/Tribun Jakarta)

Pembekuan aset ini merupakan instrumen hukum dan politik yang membuat sebuah negara bisa menahan dana milik negara lain.

Baca juga: Pelabuhan Iran Lumpuh Gegara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, AS Klaim Ekonomi Teheran Kritis

Langkah tersebut biasanya diambil sebagai sanksi atas tuduhan pelanggaran hukum internasional atau konflik geopolitik.

Sedang pembekuan aset Iran telah berlaku sejak Teheran menyadera warga AS pada tahun 1979.

Sejak saat itu, sanksi terus diperluas, termasuk terkait program nuklir dan rudal balistik Iran, serta diperketat setelah AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015 pada 2018.

Akibatnya, pendapatan Iran dari ekspor minyak—yang menjadi tulang punggung ekonomi—tetap tercatat secara finansial, namun tidak bisa digunakan secara nyata.

Dana Tersebar di Banyak Negara

Aset Iran yang dibekukan tersebar di sejumlah negara dan lembaga keuangan global.

Data yang dihimpun dari berbagai laporan menunjukkan China menyimpan sekitar 20 miliar dolar AS, sementara India sekitar 7 miliar dolar AS.

Irak dan Qatar masing-masing memegang sekitar 6 miliar dolar AS, dengan dana di Qatar sebelumnya dipindahkan dari Korea Selatan dalam skema pertukaran tahanan sebelum kembali dibekukan.

Jepang menyimpan sekitar 1,5 miliar dolar AS, sementara Amerika Serikat sendiri memegang sekitar 2 miliar dolar AS.

Baca juga: Minggu Ini Iran dan AS Kembali Bertemu di Meja Negosiasi, Pakistan Optimis Ada Isyarat Akhiri Perang

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
IranAmerika SerikatTeheran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved