Breaking News:

Iran Vs AS

Minggu Ini Iran dan AS Kembali Bertemu di Meja Negosiasi, Pakistan Optimis Ada Isyarat Akhiri Perang

Amerika Serikat dan Iran berencana kembali bertemu untuk negosiasi pada pekan ini, Pakistan optimis ada isyarat positif.

Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Negosiasi Iran dan Amerika Serikat berlanjut ke putaran kedua
  • Pakistan optimis kali ini ada isyarat positif dari dua negara

 

TRIBUNSTYLE.COM - Amerika Serikat dan Iran berencana kembali bertemu untuk negosiasi pada pekan ini, Pakistan optimis ada isyarat positif.

Seorang sumber Iran membenarkan rencana negosiasi putaran kedua yang kembali digelar di Pakistan.

Namun sumber itu menyebut belum ada tanggal pasti yang ditetapkan oleh kedua negara.

"Belum ada tanggal pasti yang ditetapkan, dan delegasi akan membuka waktu dari Jumat hingga Minggu," kata seorang sumber senior Iran, Selasa (14/4/2026).

Wakil Presiden AS, JD Vance, mengklaim bahwa pemerintahannya telah berhasil mencapai target strategis dalam operasi terhadap Iran.

Vance memberikan sinyal kuat bahwa Washington siap menurunkan tensi dan mulai menarik diri dari operasi militer di wilayah tersebut.

Baca juga: Arab Ketakutan! Iran Masih Punya Kartu As Kedua Selain Selat Hormuz, Amerika Kurang Perhitungan

Dalam wawancara eksklusif bersama Fox News pada Senin (13/4/2026), Vance menyebut negosiasi yang berlangsung di Pakistan telah menunjukkan progres signifikan, meski tim utusan AS meninggalkan lokasi tanpa kesepakatan formal.

NEGOSIASI IRAN-AS GAGAL - Bendera Amerika Serikat (AS) dan Iran. Delegasi dua negara gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan 'damai' di Pakistan
NEGOSIASI IRAN-AS GAGAL - Bendera Amerika Serikat (AS) dan Iran. Delegasi dua negara gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan 'damai' di Pakistan (Istimewa/Tasnim News)

Menurutnya, hasil perundingan kini sepenuhnya bergantung pada respons pemerintah Iran.

"Kami merasa sudah berada di posisi yang tepat karena target-target kami telah tercapai."

"Kami bisa mulai mengakhiri ini (operasi militer), dan tentu saja kami lebih memilih penyelesaian melalui negosiasi besar yang sukses," ungkap Vance.

Vance menyoroti kemajuan krusial dalam pembicaraan di Islamabad akhir pekan lalu, khususnya mengenai pembersihan material nuklir dan penghentian pengayaan uranium.

Ia mengklaim posisi Iran mulai melunak dan mengikuti kemauan AS.

Namun, ia menyebut para delegasi Iran belum bisa mengetuk palu karena harus berdiskusi terlebih dahulu dengan otoritas tertinggi di Teheran.

Klaim Vance ini muncul di tengah situasi panas di Selat Hormuz.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
IranAmerika SerikatPakistan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved