Breaking News:

Iran Vs AS

Masuk Mode Darurat, Iran Aktifkan Sistem Pertahanan Udara Gegara Serangan AS Kamis Dini Hari

Iran masuk mode darurat setelah Amerika Serikat mengirim serangan dalam dua hari terakhir.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

Ringkasan Berita:
  • Iran mengaktifkan sistem pertahanan udara di seluruh wilayah selatan setelah serangan Amerika Serikat
  • Serangan AS menargetkan beberapa titik strategis termasuk Teheran, Asaluyeh, dan Provinsi Hormozgan
  • Presiden Donald Trump mengklaim serangan tersebut sebagai respons atas lambatnya negosiasi kesepakatan

 

TRIBUNSTYLE.COM - Iran masuk mode darurat setelah Amerika Serikat mengirim serangan dalam dua hari terakhir.

Mengutip Al Mayadeen pada Kamis (11/6/2026), sistem pertahanan udara di seluruh Iran bagian selatan diaktifkan setelah adanya ledakan di Iran Selatan dan Irak.

Aktivasi pertahanan udara ini terjadi di barat Teheran, Asaluyeh.

Serta, area Sirik dan Minab yang dilaporkan menjadi target lima proyektil musuh.

Aktivitas serupa juga terdeteksi di Qeshm, Pulau Hengam, serta kawasan pesisir di sepanjang Selat Hormuz.

KONFLIK TIMUR TENGAH - Thumbail YouTube Tribun Video tentang Iran aktifkan sistem pertahanan udara
KONFLIK TIMUR TENGAH - Thumbail YouTube Tribun Video tentang Iran aktifkan sistem pertahanan udara (YouTube/Tribun Video)

Sementara itu menurut kantor berita IRNA, beberapa ledakan dilaporkan terjadi di Bandar Abbas.

Baca juga: Rusia Marah! AS Serang Dua Waduk di Iran Berimbas Ribuan Warga Sipil Kehilangan Akses Air Minum

Termasuk di dekat bandara dan pangkalan Angkatan Udara, yang memperpanjang rangkaian insiden di Provinsi Hormozgan.

Laporan ini muncul tak lama setelah pengaktifan sistem pertahanan udara Iran di Teheran barat serta sejumlah wilayah selatan yang strategis.

Gelombang Serangan dari AS

Gelombang serangan dari AS ke Iran dimulai sejak Rabu (10/6/2026).

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim serangan ini merupakan upaya pembelaan diri dari agresi Iran yang tidak beralasan.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sempat mengucap ancaman bakal menghantam Iran lantaran kesal kesepakatan tak segera tercapai.

Setelahnya, sejumlah ledakan dilaporkan terdengar dari berbagai titik di Iran.

Ledakan dilaporkan terdengar di Pulau Qeshm yang berada di Teluk Persia.

Ledakan juga terjadi di kota lain seperti Bandar Abbas dan Sirik.

KONFLIK TIMUR TENGAH - Amerika Serikat serang Iran hancurkan dua waduk akses air minum puluhan ribu warga sipil
KONFLIK TIMUR TENGAH - Amerika Serikat serang Iran hancurkan dua waduk akses air minum puluhan ribu warga sipil (YouTube/Tribunnews)
Halaman 1/2
Tags:
IranAmerika SerikatTeheran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved