Breaking News:

Iran Vs AS

Minggu Ini Iran dan AS Kembali Bertemu di Meja Negosiasi, Pakistan Optimis Ada Isyarat Akhiri Perang

Amerika Serikat dan Iran berencana kembali bertemu untuk negosiasi pada pekan ini, Pakistan optimis ada isyarat positif.

Tayang:
Editor: Galuh Palupi

Sebelumnya, Presiden Donald Trump memerintahkan pemblokiran kapal-kapal di pelabuhan Iran guna memaksa negara tersebut kembali ke meja perundingan.

Kebijakan ini diambil setelah gangguan jalur minyak di kawasan tersebut memicu lonjakan harga energi global.

"Jika 'garis merah' kami mengenai program nuklir dipatuhi, maka ini akan menjadi kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak," tambah Vance.

Baca juga: Iran Bongkar Biang Keladi Gagalnya Negosiasi dengan Amerika, AS Ubah Aturan di Menit Terakhir

Klaim Amerika Serikat

DONALD TRUMP - Presiden AS Trump. Pengamat militer, Anton Aliabbas nilai kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang diinisiasi Donald Trump sangat rapuh.
DONALD TRUMP - Presiden AS Trump. Pengamat militer, Anton Aliabbas nilai kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang diinisiasi Donald Trump sangat rapuh. (Tribunnews.com/Akun X China live x)

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengaku bahwa Iran telah menghubungi pihaknya dan ingin mencapai kesepakatan.

Trump menambahkan, ia tidak akan memberikan sanksi terhadap perjanjian apa pun yang memungkinkan Teheran untuk memiliki senjata nuklir.

Kabar mengenai berlanjutnya komunikasi antara AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, menjadi angin segar bagi ekonomi global.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengonfirmasi bahwa meski negosiasi akhir pekan lalu sempat buntu, upaya untuk mendamaikan kedua negara masih terus diupayakan di balik layar.

Kini, harga minyak mentah dunia terpantau melandai di bawah level $100 per barel.

Meski begitu, Trump tetap melontarkan ancaman bahwa ia tidak akan segan-segan menghancurkan kapal Iran yang berani mendekati zona blokade.

"Setiap kapal 'serang cepat' Iran yang mendekat akan dieliminasi," tegasnya. (Tribun Style/Tribunnews/Whiesa Daniswara)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Tags:
IranAmerika SerikatPakistan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved