Berita Terpopuler

POPULER Viral WNA di Bali Tewas Diatas Motor, Awalnya Dikira Jantung, Ternyata Positif Corona

Editor: Dhimas Yanuar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WNA TEWAS DI BALI - Suasana petugas dari RS Wangaya melakukab evakuasi terhadap WNA atau bule yang tewas di trotoar Jl. Imam Bonjol Denpasar, Bali

Isi email itu adalah permintaan untuk menghapus twit yang dimaksud atau melakukan peninjauan ulang.

Selagi dalam proses itu, twit akan disembunyikan sehingga tidak bisa dilihat oleh publik.

Selain itu, pelanggar yang belum menghapus juga tidak bisa mengunggah kicauan baru lagi.

Untuk melacak disinformasi di jejaringnya, Twitter menerapkan "content severity triage system" dan laporan dari pengguna untuk mengidentifikasi dan menghapus kicauan menyesatkan.

Dilansir dari KompasTekno, sebelumnya Twitter mengatakan lebih banyak mengandalkan sistem otomatis dan machine learning.

Namun, upaya memburu pelanggar dengan cara itu malah menimbulkan banyak salah sasaran.

Perkembangan terbaru COVID-19 via Twitter (Tangkapan layar Twitter)

Perkembangan Terbaru Virus Corona di Indonesia Via Twitter

Panduan terkait pelarangan mengunggah twit soal disinformasi corona tersebut juga disosialisasikan oleh akun Twitter Indonesia.

Sejalan dengan upaya itu, Twitter Indonesia meningkatkan upaya dengan menyediakan berbagai informasi seputar Covid-19 berdasarkan sumber resmi seperti Kemenkes dan lain sebagainya.

Pada laman pencarian, disediakan pula halaman khusus yang berisi perkembangan terbatu terkait situasi Covid-19 di Indonesia. (TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Twitter Larang Kicauan yang Menyesatkan soal Virus Corona"