TRIBUNSTYLE.COM - Tembakau yang banyak digunakan untuk pembuatan rokok ternyata memiliki manfaat lain. Tembakau bisa menghilangkan embun dan obat diabetes.
Daun tembakau dikenal masyarakat sebagai bahan baku utama rokok yang dapat mengganggu kesehatan.
Ternyata, daun tembakau juga memiliki banyak manfaat selain untuk rokok.
Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari daun tembakau.
Mulai dari untuk mengatasi masalah sehari-hari seperti menghilangkan embun pada kaca mobil hingga masalah kesehatan seperti obat diabetes.
Berikut ini adalah manfaat daun tembakau selain untuk pembuatan rokok.
• Canggih! Temuan Obat Ketergantungan Alkohol dan Tembakau Ini Pengaruhi Kerja Otak
• Alasan Merokok - 4 Penyebab Ini yang Buat Seserong Susah Berhenti Hisap Tembakau
- Penghilang Embun
Ketika musim hujan tiba, kaca mobil biasanya mengembundan mengganggu jarak pandang pengemudi mobil.
Daun tembakau bisa digunakan untuk menghilangkan embun di kaca mobil yang mengganggu pandangan pengemudi.
Caranya mudah, cukup gosokkan tembakau pada kaca mobil dan embun akan hilang dengan sendirinya.
- Melepaskan gigitan lintah
Tembakau bisa digunakan untuk melepaskan gigitan lintah yang menempel sangat kuat.
Selain untuk melepaskan gigitan lintah, tembakau juga bisa dijadikan sebagai insektisida.
Kandungan nikotin dalam tembakau adalah neurotoxin yang sagat ampuh untuk membasmi serangga.
- Pasta gigi
Daun tembakau juga bisa dimanfaatkan untuk membuat pasta gigi.
Tembakau yang ditumbuk sampai halus bisa digunakan untuk pasta gigi.
Penggunaanya cukup gosokkan tumbukan daun tembakau ini ke seluruh gigi.
- Pengobatan sakit gigi
Daun tembakau juga bisa dimanfaatkan untuk meredakan sakit yang disebabkan oleh sakit gigi.
Pemanfaatan tembakau untuk meredakan sakit yang disebabkan oleh sakit gigi adalah dengan cara menumbuk tembakau sampai halus dan dibalurkan ke bagian tang bengkak karena sakit gigi.
- Menghasilkan protein antikanker
Daun tembakau dapat digunakan untuk aplikasi stem cell dan kanker mulut rahim.
Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan riset dengan mereplikasi protein dari tubuh manusia kedalam daun tembakau.
- Anti radang
Penelitian dari beberapa lembaga penelitian Eropa yang bertajuk "Pharma-Planta" membuat tembakau transgenik yang memproduksi interleukin-10 (IL-10), yang merupakan cytokine anti-radang yang mampu memproduksi protein yang merangsang kekebalan tubuh.
- Obat diabetes dan atibodi
Pada tahun 2011, jurnal BMC Biotechnology mempublikasikan temuan ilmuwan yang berhasil memodifikasi tembakau secara genetik.
Hasil dari modifikasi genetik dari tembakau ini adalah obat diabetes dan peningkat kekebalan tubuh. (TribunStyle.com/Anggie)
Agar Tidak Terkena Diabetes, Hindari 6 Gaya Hidup Tidak Sehat Ini: Merokok Hingga Stres Kronis!
TRIBUNSTYLE.COM - Penyakit diabetes disebabkan karena kadar gula dalam darah yang tinggi. Penyebab dari kadar gula tinggi adalah gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang tidak sehat.
Secara umum ada dua jenis diabetes yaitu tipe 1 yang disebabkan karena rusaknya pankreas yang biasanya terjadi pada usia anak-anak.
Kemudian diabetes tipe 2 yang disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.
Menurut Asosiasi Diabetes Amerika, setidaknya 1 dari 4 orang beresiko diabetes.
Resiko diabetes itu ditimbulkan karena gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat.
Untuk menghindari resiko diabetes, disarankan untuk mulai merubah gaya hidup dengan gaya hidup sehat.
Hindarilah gaya hidup yang tidak sehat untuk menghindari resiko diabetes.
Berikut ini adalah 6 hal yang harus dihindari agar tidak terkena diabetes.
- Pola Makan
Konsumsi makanan harus diperhatikan termsuk kandungan makanan yang kita makan.
Mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi, termasuk karbohidrat akan berdampak pada berat badan dan beresiko diabetes.
Sebisa mungkin batasi asupan karbohidrat sederhana seperti nasi, mi, atau roti putih dan menggantinya dengan karbohidat kompleks yang lebih lama dicerna.
- Merokok
Sebisa mungkin hindari merokok karena menurut studi, merokok membuat tubuh lebih kebal terhadap insulin, sementara insulin dibutuhkan untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh.
- Penggunaan obat-obatan rekreasional
The Global Diabetes Community mencatat, stimulasi obat-obatan tertentu dapat menaikkan kadar gula darah.
Jika dikonsumsi secara rutin makanakan menaikkan gula darah dan dapat menyebabkan resistensi terhadap insulin.
Amfetamin, dan obat-obatan ADHD dapat meningkatkan level gula darah dan membuat kita beresiko mengidap diabetes tipe 2.
- Stres kronis
Kondisi psikologis seperti stres yang berkepanjangan dapat menaikkan kadar gula darah pada tubuh.
Menurut pusat studi diabetes di University of San Fransisco, ketika tubuh merespons stres, gula dilepaskan ke dalam darah agar energi dalam tubuh tercukupi.
- Kolesterol tinggi
Kolesterol jahat atau LDL yang tinggi dapar mempengaruhi kontrol gula darah.
Level kolesterol baik atau HDL yang rendah juga meningkatkan resiko diabetes.
Maka sangat penting untuk melakukan pengecekan kolesterol dan mengontrol kadar kolesterol dengan pola hidup yang sehat.
- Kurang olahraga
Orang yang jarang melakukan aktifitas fisik atau olahraga cenderung tidak bisa mengontrol kadar gula darah dalam tubuhnya.
Tipe olahraga juga sangat berpengaruh , olahraga dengan interval intensitas tinggi dinilai bisa mengurangi resiko diabetes yang untuk orang dewasa.(TribunStyle.com/Anggie)
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Agar Tidak Terkena Diabetes, Hindari 6 Gaya Hidup Tidak Sehat Ini: Merokok Hingga Stres Kronis!.