Breaking News:

Ramadan 2025

Simak Kultum Ramadhan 1446 H, Arti Pembuka Ceramah 'Innahamdalillah' Teks Arab, Latin dan Artinya

Contoh pembukaan ceramah islami yang dengan bacaan 'Innahamdalillah'. Lengkap tulisan Arab, latin dan terjemahannya.

Tayang:
Editor: Putri Asti
ist
CERAMAH RAMADHAN - Contoh pembukaan ceramah islami yang dengan bacaan 'Innahamdalillah'. Lengkap tulisan Arab, latin dan terjemahannya. 

TRIBUNSTYLE.COM - Berikut beberapa contoh pembukaan ceramah islami yang bisa diterapkan saat membawakan materi dakwah.

Salah satunya dengan bacaan 'Innahamdalillah'.

Dalam artikel ini, bacaan 'Innahamdalillah akan disajikan dalam bentuk teks Arab, latin dan terjemahannya.

Simak dan Hafalkan Bacaan Arab Muqadimah ceramah atau pidato.

Momen Ramadhan 1444 Hijriah kini sudah mendekati 10 hari pertama dan biasanya akan banyak digerlar acara keagamaan.

Baca juga: Bacaan Doa Sebelum dan Setelah Sahur Demi Kelancaran Ramadhan 2025, Lengkap Latin dan Artinya

Mulai dari Kultum setelah menjelang Tarawih Berjamaah atau Kultum setelah Shalat Subuh.

Sehingga ada baiknya menghafalkan bacaan standar yang berisi doa dalam bahasa arab sebelum memulai sambutan ataupun pidato.

Sebelum pidato biasanya terdapat muqadimah.

Di dalam bahasa arab, Muqoddimah ditulis dengan الْمُقَدِّمَةُ.

Ini merupakan bentuk muannats dari المُقَدِّمُ dan المُقَدِّمُ adalah isim fa\’il dari قَدَّمَ.

Berikut ini muqaddimah innalhamdalillah dan artinya:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ….

\”Innal hamda lillah, nahmaduhu wanasta\’inuhu wanastaghfiruh, wana\’udzu billahi min syururi anfusina,

wamin sayyiaati a\’maalinaa, mayyahdihillahu falaa mudhilla lah, wamayyudhlil falaa haadiya lah.

Asyhadu alla ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan
\’abduhu warosuuluh. Allahumma shalli wasallim wabarik \’ala sayyidina muhammadin wa\’ala alihi washahbihi ajm\’in. amma ba\’du\”

Artinya: \”Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, yang kita memuji-Nya, memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampun kepada-Nya, dan kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kita dan dari keburukan amal-amal perbuatan kita.

Baca juga: Apa Hukum Berpacaran Bulan Ramadhan? Bolehkan Memanggil Sayang saat Puasa? Ini Penjelasannya

Halaman 1/2
Tags:
Ramadhanceramahpuasa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved