5 Kasus Kriminal Termiris Pemilu 2024: Kades Bakar Posko Caleg, Caleg Bagi-bagi Buku Yasin Dipenjara
Simak 5 kasus kriminal termiris Pemilu 2024: KPPS kena bacok gegara antrean, hingga kepala desa bakar posko caleg DPR RI di Cianjur.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Dhimas Yanuar
Herwyn menuturkan, Bawaslu Kabupaten Mimika sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan kepolisian.
4. Jual beli suara Pemilu 2024 di Malaysia
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengatakan transaksi jual beli surat suara di Kuala Lumpur, Malaysia, masuk dalam tindak pidana.
Saat ini proses transaksi itu sudah masuk penelusuran oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).
"Ini belum masuk penyidikan, tapi sudah masuk penulusuran. Karena ini masuk pidana, teman-teman sentra Gakkumdu kini juga sedang melakukan proses penyelidikan dan pemberkasan," kata Bagja kepada awak media, Selasa (27/2/2024).
Bagja mengaku sulit menyampaikan terkait dugaan jual beli surat suara itu.
Terpenting, kata dia, saat ini masih dalam proses penyelidikan.
5. 2 Caleg dipenjara bagi-bagi rice cooker dan buku Yasin
Dua caleg di Aceh bernama Choirul Amri dan Muswandi, calon anggota legislatif untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen dituntut enam bulan penjara.
Dua caleg adalah terdakwa kasus membagikan penanak nasi listrik disertai stiker caleg dan buku Yasin dengan sampul foto caleg.
Selain kedua Caleg tersebut, terdakwa lainnya adalah Fajri yang merupakan kepala desa di Kabupaten Bireuen.
"Para terdakwa juga mengarahkan masyarakat untuk memilih caleg tersebut pada Pemilu 2024. Perbuatan tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar UU RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu," kata jaksa di Pengadilan Negeri Bireuen, Jumat (23/2/2024).
(*)
(Tribunstyle/Dhimas)
Sumber: TribunStyle.com
| Pertamax Resmi Naik Jadi Rp 16.250, Seskab Teddy: Pemerintah Sudah Tahan Kenaikan Berbulan-bulan |
|
|---|
| Gara-Gara Konten Parodi "Wishlist Gaji Imut", Empat ASN di Jambi Kini Hadapi Majelis Kode Etik |
|
|---|
| Sebulan Intai Target, Suparman Sengaja Incar Motor Bocah 11 Tahun di Sragen, Terancam Hukuman Mati |
|
|---|
| Pertamax Tembus Rp16.250, Kepala Dinas di Solo Raya Kini Mulai 'Satu Roda' Naik Bus Bersama |
|
|---|
| Jamin Siswa Kurang Mampu Tetap Sekolah, Dedi Mulyadi Janji Siapkan Subsidi Khusus di Sekolah Swasta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/5-kasus-kriminal-termiris-Pemilu-2024-KPPS-kena-bacok-gegara.jpg)