Breaking News:

Berita Viral

Bocah 6 Tahun Dianiaya Ibu Kandung, Nangis Minta Tolong, Warga Lompat Pagar Demi Menyelamatkan

Dramatis, penyelamatan warga di Kampung Raweuy, Kabupaten Bogor saat tahu ada bocah 6 tahun dianiaya oleh ibu kandung, sampai lompat pagar.

TribunBogor
Seorang anak berinisial A (6) disiksa oleh ibu kandungnya di Kampung Raweuy, Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, tubuh penuh luka dan kondisi mengkhawatirkan. 

“Kami ditawari untuk bekerja dengannya.

Saat itu kami setuju karena dia menyuruh kami bekerja dari rumah saja dan karena kantornya dekat dengan rumah.

Ketika kami memasuki rumah, kami mulai melihat bahwa dia memperlakukan anak angkatnya dengan tidak baik.

Dia marah ketika disuapi makanan.

Saat itu dia tidak menunjukkannya lagi melalui perilaku ini," kata Aqil dikutip dari mStar.

Aqil membuat laporan di Mapolres Kajang sekitar pukul 12.14 WIB, Kamis (21/7/2021).

Laporan tersebut akhirnya mengarah pada penangkapan pelaku yang merupakan sepasang suami istri.

Pasangan itu adalah seorang wanita Malaysia dan seorang pria Singapura berusia antara 28 dan 30 tahun.

Korban adalah seorang anak yang dikatakan hiperaktif berusia kurang lebih empat tahun.

Dia merupakan anak warga negara Indonesia yang kelahirannya tidak pernah dicatatkan dan tidak memiliki dokumen identitas apapun.

Sementara itu, Aqil yang memiliki lebih dari 1,1 juta pengikut di TikTok menambahkan, selama pengamatannya, tersangka sering bertindak kasar terhadap korban setiap kali akan makan.

Aqil mengaku, tersangka akan memaksa korban untuk memakan makanan dalam jumlah banyak seperti orang dewasa.

“Dia akan memberi korban makanan yang sama seperti yang kita makan.

Kalau menu hari itu pedas seperti gulai ayam, anak itu juga terpaksa makan.

Pelaku mengatakan hal itu dilakukan untuk membuat korban gemuk karena saat diambil dari ibu kandungnya, anak itu kurus.

Tetapi tampaknya tidak masuk akal bahwa seorang anak berusia empat tahun tidak diberi susu tetapi diberi makan makanan orang dewasa dalam jumlah banyak.

Setiap waktu makan, korban dipukuli karena dipaksa menelan makanan.

Ketika makanan tidak habis, tersangka akan memukulinya," jelas Aqil.

Baca juga: Viral Ayah Kebingungan Mencari Bayinya, Padahal Lagi Digendong Sendiri, Begini Reaksinya saat Sadar

Menjawab banyak pertanyaan mengapa mereka begitu lama melapor ke polisi, Aqil mengatakan perlu mengumpulkan bukti sebelum bertindak.

“Kalau kita mengambil tindakan tanpa bukti, polisi tidak akan percaya.

Jadi kami berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan bukti yang kuat dan jelas untuk diberikan kepada polisi.

Saya hanya berhasil merekam video secara diam-diam.

Pelaku bahkan tidak tahu saya merekam karena saya berpura-pura minum air saat merekam.

Ketika kami mendapatkan bukti, kami setuju untuk mengambil tindakan karena kami tidak tega melihat para korban menderita seperti ini," katanya.

Sebagai catatan, pasangan itu ditahan selama tujuh hari hingga 28 Juli untuk diselidiki berdasarkan Bagian 31 (1) (a) Undang-Undang Anak 2001.

(TribunBogor/Reynaldi, Tribunstyle/ Amr)

Artikel ini diolah dari TribunnewsBogor.com dengan judul Penyelamatan Anak Disiksa Ibu Kandungnya di Jonggol Berlangsung Dramatis, Warga Sampai Lompat Pagar

Baca artikel lainnya terkait berita viral

Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved