Breaking News:

Berita Viral

Bocah 6 Tahun Dianiaya Ibu Kandung, Nangis Minta Tolong, Warga Lompat Pagar Demi Menyelamatkan

Dramatis, penyelamatan warga di Kampung Raweuy, Kabupaten Bogor saat tahu ada bocah 6 tahun dianiaya oleh ibu kandung, sampai lompat pagar.

TribunBogor
Seorang anak berinisial A (6) disiksa oleh ibu kandungnya di Kampung Raweuy, Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, tubuh penuh luka dan kondisi mengkhawatirkan. 

Wanita itu juga menaruh sapu di leher anak itu untuk alasan yang tidak diketahui.

Baca juga: Bayi Kembar 5 Dulu Viral Kini Sudah Masuk SD, Kompak Foto Pakai Seragam, Ibu Ungkap Betapa Repotnya

Ibu tiri di Malaysia tega aniaya anak agar mau makan banyak.
Ibu tiri di Malaysia tega aniaya anak agar mau makan banyak. (TikTok)

Aksi wanita tersebut disaksikan oleh wanita lain yang sedang duduk bersama sang anak di meja makan sebuah rumah.

"Tolong gunakan kekuatan viral warganet untuk membantu, keadilan untuk Alia," tulis pemilik akun The Aqil 7.

Menurut Aqil, dia merupakan pemilik video itu yang kemudian berada di kantor polisi untuk tindakan selanjutnya.

“Video itu saya rekam sendiri untuk bukti laporan polisi.

Alhamdulillah polisi bekerja sama dengan baik atas nama Alia.

Saya akan jelaskan lebih lanjut setelah semuanya mereda karena sekarang saya berada di kantor polisi dan masih dalam penyelidikan.

Saya berharap dukungan dan doanya untuk kami berjuang untuk Alia," kata Aqil di Instagram Story.

Mengomentari postingan Instagram-nya, Aqil menyebut wanita tersebut adalah ibu angkat Alia yang baru saja merawatnya kurang dari setahun.

Video tersebut mendapatkan lebih dari 200.000 views di TikTok dan juga dibanjiri berbagai komentar warganet di Instagram.

Viralnya video penganiayaan bocah itu juga membuat banyak pihak mempertanyakan penyebab sebenarnya dari perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan pelaku.

Tingkah laku tersangka yang merupakan pasangan suami istri tersebut secara brutal memukul anak angkat dengan berbagai benda, antara lain sapu dan gantungan baju.

Tampil menceritakan peristiwa anak itu, seseorang bernama Muhammad Daniel Aqil Aidil Sifu (20) mengaku dirinya dan empat temannya telah menyaksikan kebrutalan tersangka terhadap korban sejak April lalu.

Aqil yang merupakan seleb media sosial menginap di rumah tersangka di Perumahan Beranang, Selangor setelah dipekerjakan sebagai tenaga pemasaran melalui platform masing-masing.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved