Breaking News:

Soal Status Justice Collaborator, Bharada E Berharap Bisa Bebas dari Pidana, Mahfud MD: Mungkin Saja

Jadi justice collaborator (JC) di kasus Brigadir J, Mahfud MD sebut Bharada E kemungkinan bisa bebas dari pidana.

Kolase Tribun Style/Kompas TV
Mahfud MD sebut Bharada E kemungkinan bisa bebas dari pidana. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J segera masuk persidangan jika berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap atau P21.

Jelang persidangan, Bhadara E mendapatkan angin segar.

Bukan tanpa alasan, Bharada E kemungkinan mendapat hukuman ringan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Hal itu sedang diusahakan oleh LPSK, baru-baru ini LPSK melakukan koordinasi ke Kejagung agar Bharada E dapat keringanan hukuman.

Pasalnya Bharada E telah menjadi justice collaborator (JC) di kasus Brigadir J.

Baca juga: BEDA dengan Kesaksian Bharada E, Bripka RR Ngaku Tak Lihat Sambo Tembak Brigadir J, Masih Takut FS?

Hal lainnya sebagai JC Bharada E memiliki hak agar berkas perkara dan penahanannya dipisahkan dengan terdakwa lain, diperiksa paling akhir sebagai terdakwa di persidangan.

Serta agar pada tahap tuntunan di persidangan nantinya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat memberikan keringanan hukuman kepada Bharada E dibandingkan terdakwa lain.

Keduanya keterangan dari Bripka Rickr Rizal atau RR juga menguntungkan bagi Bharada E.

LPSK Koordinasi ke Kejagung agar Bharada E Dapat Dituntut Hukuman Ringan Perkara Brigadir J

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait penanganan berkas Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Juru Bicara LPSK Rully Novian mengatakan koordinasi dilakukan untuk memastikan Bharada E mendapat hak dan perlakuan sebagai justice collaborator (JC) dalam perkara pembunuhan Brigadir J.

"Koordinasi dimaksud menyamakan persepsi, menyamakan pandangan apa hak-hak seseorang yang disposisikan sebagai JC," kata Rully dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews, Rabu, (14/9/2022).

Pasalnya sebagai JC Bharada E memiliki hak agar berkas perkara dan penahanannya dipisahkan dengan terdakwa lain, diperiksa paling akhir sebagai terdakwa di persidangan.

Serta agar pada tahap tuntunan di persidangan nantinya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat memberikan keringanan hukuman kepada Bharada E dibandingkan terdakwa lain.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved