Breaking News:

Virus Corona

PANDEMI Segera Berakhir? Obat Molnupiravir dari Merck Disebut Bisa Atasi Covid-19 Varian Delta

Apakah pandemi segera berakhir? Obat molnupiravir dari Merck disebut bisa atasi Covid-19 varian Delta.

Tayang:
unsplash/Thought Catalog
Apakah pandemi segera berakhir? Obat molnupiravir dari Merck disebut bisa atasi Covid-19 varian Delta. 

Temuan Merck memang berasal dari uji klinis fase 3 acak dari 775 pasien Covid-19 dewasa.

Para peserta memiliki penyakit ringan hingga sedang dan dianggap berisiko tetapi tidak dirawat di rumah sakit ketika uji coba dimulai pada awal Agustus.

Pada hari ke-29 uji coba, 7,3 persen pasien yang menerima molnupiravir meninggal atau dirawat di rumah sakit, dibandingkan dengan 14,1 persen pasien yang berada dalam kelompok plasebo (artinya mereka tidak menerima obat).

Merck mengatakan molnupiravir juga efektif melawan varian virus corona, termasuk gamma, delta, dan mu.

Merck akan mengajukan permohonan otorisasi penggunaan darurat untuk obat ini dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS.

Hal ini memungkinkan dokter untuk mulai meresepkannya untuk pasien. Pemerintah federal sudah merencanakan persetujuan potensialnya.

Apakah Indonesia akan mengikuti jejak Amerika Serikat untuk memakai obat Molnupiravir?

--

Baca juga: 1296 Lebih Sekolahan Laporkan Kasus Covid-19 Saat Lakukan Pertemuan Tatap Muka, 6900 Anak Terinfeksi

Baca juga: 10 Daerah di Indonesia Masih PPKM Level 4, Satgas Covid-19 Beberkan Strategi yang Dilakukan

Dilansir dari Stat News, Jumat (1/10/2021), pemberian obat molnupiravir selama lima hari mampu mengurangi waktu perawatan di rumah sakit dan risiko kematian, dibandingkan dengan menggunakan obat plasebo.

Produsen obat ini juga mengklaim molnupiravir berpotensi menjadi obat antivirus covid-19 oral pertama di dunia.

Perusahaan farmasi Merck akan meminta otorisasi pengawas obat dan makanan Amerika Serikat untuk obat oral Covid-19 bernama Molnupiravir setelah terbukti mengurangi hingga 50 persen pasien yang baru terinfeksi perlu dirawat di rumah sakit, seperti dilansir France24, Jum'at (1/10/2021).

“Dengan hasil yang meyakinkan ini, kami optimis Molnupiravir dapat menjadi obat penting dalam upaya global memerangi pandemi,” kata Robert Davis, CEO dan presiden perusahaan, dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Jurban mengatakan, obat molnupiravir tidak bermanfaat bagi orang yang memiliki gejala covid-19 yang berat.

Serta guru besar fakultas kedokteran Universitas Indonesia Candra Yoga Aditama menyebut, obat molnupiravir sama sekali belum bisa menggantikan 3M, 3T dan vaksinasi.

(*)

Artikel terkait Covid-19>>>

(Tribunstyle/ Dhimas Yanuar)

Sebagian artikel ini pernah tayang di KompasTV dengan judul: IDI: Obat Molnupiravir Tidak Bermanfaat Bagi Orang yang Miliki Gejala Covid-19 Berat

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Tags:
MolnupiravirCovid-19DeltaIndonesia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved