Ikut Aksi Tolak UU Cipta Kerja, 84 Pedemo Mayoritas Pelajar Ini Dijemput Orangtua di Padang
84 orang yang mayoritas pelajar dan esk pelajar dilepaskan polisi dan dijemput masing-masing orangtua mereka setelah ikut demo tolak UU Cipta Kerja
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Ika Putri Bramasti
Mereka meminta kepastian kapan anaknya akan dikembalikan.
Tak lama, Wakapolrestabes Bandung Yade Setiawan Ujung mendatangi para orangtua itu dan mencoba menenangkan mereka.
Yade menjelaskan bahwa anak-anak yang dikumpulkan tersebut pasti akan dikembalikan.
Namun, saat ini petugas masih harus melakukan pemeriksaan terhadap pedemo terkait perusakan fasilitas umum dan kericuhan yang terjadi pada demo UU Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020) kemarin.
"Anak ibu dan bapak akan kami bawa ke Bandung tengah, nanti anak bapak kami kembalikan di sana, jadi ibu bapak tenang, disana kami beri makan dan akan dikembalikan," kata Yade.
"Ibu bapak mohon sabar, kita masih periksa nanti seperti apa. Ibu bapak bisa menunggu di kantor Bandung tengah," tambahnya.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Wakapolrestabes Bandung tersebut, para orangtua kemudian membubarkan diri.
Truk yang membawa pedemo kemudian melaju menuju Kantor Sat Sabhara Polrestabes Bandung.
(TribunStyle.com/Nafis,Kompas.com/Agie Permadi/Kontributor Padang, Perdana Putra/Kontributor Bandung)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dijemput Orangtua, 84 Perusuh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Padang Mayoritas Pelajar
Baca juga: Paham Isinya? Tanya Ridwan Kamil Soal Kontroversi UU Cipta Kerja, Komen Menantu SBY Banjir Respon
Baca juga: POPULER UU Cipta Kerja Disorot, Cuitan Karni Ilyas di Twitter Jadi Bumerang, Banjir Protes Netizen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/aksi-demo-tolak-uu-cipta-kerja-di-padang-diboncengi-pelajar.jpg)