Ini Alasan Kenapa Ponsel Ilegal BM Masih Bisa Dipakai Setelah Ada Pemblokiran dari Kominfo

Hendro mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh ketidaksiapan mesin Central Equipment Identity Register (CEIR) yang dikelola Kementrian Perindrustrian

The Inquirer
Ponsel. 

TRIBUNSTYLE.COM - Pemerintah telah menerapkan pemblokiran ponsel black market (BM) sejak 18 April lalu.

Pemblokiran ponsel BM dilakukan lewat IMEI dengan skema whitelist.

Meski begitu, nyatanya ponsel BM masih bisa digunakan seperti biasa hingga kini.

Dikutip Kompas.com, mengenai hal ini pengamat telekomunikasi Moch S Hendrowijono memberikan penjelasannya.

Hendro mengatakan bahwa hal ini disebabkan oleh ketidaksiapan mesin Central Equipment Identity Register (CEIR) yang dikelola Kementrian Perindrustrian (Kemenperin).

Bocoran Spesifikasi Realme C11, Disebut Ponsel Gaming Termurah dengan Chipset Helio G35

Spesifikasi dan Harga Resmi Redmi 9, Ponsel Murah Xiaomi: 4 Kamera RAM 4/64 GB Cuma Rp 1,6 Juta

 

Ilustrasi ponsel Black Market
Ilustrasi ponsel Black Market (Pixabay.com/Bru-nO)

Kemenperin mengatakan jika pihaknya baru akan menggunakan CEIR pada awal Juli mendatang.

Namun mesin yang digunakan ini bukan mesin fisik, melainkan versi Cloud.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian, Achmad Rodjih Almanshoer, dalam webinar bersama Indonesia Technology Forum (ITF), Rabu (24/6/2020).

Achmad mengatakan bahwa mesin CEIR versi cloud ini digunakan sambil menunggu serah terima mesin CEIR fisik yang saat ini masih berada di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Berdasarkan jadwal yang kami susun bersama, minggu depan (awal juli) seharusnya sudah masuk ke tahap pembangunan sistem dan integrasi CEIR."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dhimas Yanuar
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved