Breaking News:

Virus Corona

KABAR GEMBIRA! Ditemukan Cara Baru Netralkan Virus Corona, Antibodi Mantan Pasien SARS Jadi Andalan

Para ilmuwan terus berupaya untuk menemukan penyembuhan pasien Covid-19 yang hingga saat ini masih mewabah.

Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Agung Budi Santoso
CC0 Public Domain
Masker pencegah penularan virus corona 

TRIBUNSTYLE.COM - Para ilmuwan terus berupaya untuk menemukan penyembuhan pasien Covid-19 yang hingga saat ini masih mewabah. Salah satunya, ditemukannya cara baru menetralkan virus corona dari tubuh pasien dengan memanfaatkan antibody di dalam tubuh mantan pasien penyakit SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome .

Beberapa peneliti dan dokter telah menguji coba plasma darah dari orang yang berhasil sembuh dari Covid-19 untuk mengobati pasien lainnya.

Antibodi yang pertama kali diidentifikasi oleh para ilmuwan berasal dari sampel darah seseorang yang berhasil pulih dari sindrom pernapasan akut.

Metode ini memiliki premis sederhana, dimana darah oran yang berhasil pulih dari infeksi mengandung antibodi, dan antibodi adalah molekul yang telah belajar mengenali dan melawan patogen seperti virus penyebab penyakit.

Dilansir dari Medical News Today, dokter melakukan langkah ini dengan memisahkan plasma darah atau salah satu komponen darah yang mengandung antibodi.

KABAR GEMBIRA, Semua Pasien Corona di Daerah Ini Sembuh Total! Kini Umumkan Nol Kasus Covid-19

Begini Protokol Kesehatan bagi Aparat dan Petugas Pengamanan untuk Cegah Penularan Covid-19

Virus corona yang dipindai dengan mikroskop elektron
Virus corona yang dipindai dengan mikroskop elektron (NIAID)

Kemudian, plasma darah tersebut diberikan pada orang yang terinfeksi virus.

Hal ini diklaim bisa membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan patogen dengan lebih efisien.

Para peneliti dan profesional telah mengupayakan kemungkinan menggunakan metode ini untuk mengobati Covid-19 yang disebabkan oleh infeksi virus corona.

Di Amerika Serikat, 57 lembaga yang terdiri dari peneliti dan dokter sedang meneliti kemungkinan penggunaanplasma darah untuk penyembuhan Covid-19.

Ahli biologi molekuler akan memilih antibodi yang mampu menargetkan urutan protein spesifik suatu patogen.

Sel yang merpakan kloningan dari sel asli penghasil antibodi kemudian mengasilkan jutaan antibodi monoklonal yang identik.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

Para ilmuwan awalnya mengidentifikasi antibodi pada darah seseorang yang pernah terinfeksi SARS, dimana penyakit SARS juga disebabkan oleh virus corona.

Individu yang dipelajari antibodinya adalah orang yang berhasil pulih dari infeksi SAES pada tahun 2002 hingga 2004 lalu.

Selama beberapa tahun, para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Washington telah mempelajari terkait SARS dari individu ini.

Dengan mempelajari antibodi dari orang yang berhasil pulih dari SARS memungkinkan peneliti untuk bergerak lebih cepat dibandingkan kelompok lainnya, kata David Veesler, asisten profesor biokimia di Universitas Washington.

Perusahaan bernama Vir Biotechnology telah melakukan pengembangan dan pengujian terhadap antibodi tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Tags:
SARSvirus coronaCovid-19
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved