Tokoh Viral Hari Ini
5 Fakta Pemakaman Gus Sholah, Dimakamkan Dekat Gus Dur, Ribuan Pelayat Berlinang Air Mata
Jenazah ditempatkan sesuai keinginan Gus Sholah semasa hidup, hingga ribuan pelayat berlinang air mata.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Salat jenazah di masjid Pesantren Tebuireng, pada sesi pertama dimulai pada pukul 13.38 WIB.
Salat jenazah sesi pertama dipimpin oleh KH Fahmi Amrullah Hadzik, salah satu cucu KH Hasyim Asy'ari.
4. Ribuan Pelayat yang Berlinang Air Mata

Ribuan pelayat sudah sejak pagi berkerumun di kawasan Pesantren Tebuireng.
Sebagian besar para pelayat meneteskan air mata.
Situasinya menjadi cukup dramatis karena banyaknya orang yang berdesak-desakan mengantar kepergian Gus Sholah.
Mereka berharap bisa memberi penghormatan terakhir kepada pengasuh Pesantren Tebuireng tersebut.
Aparat Polri dan TNI yang berjaga dibantu Banser ekstra sigap melakukan pengamanan agar tetap kondusif.
Hingga prosesi pemakaman yang berakhir sekitar pukul 15.30 WIB, pelayat masih terus berdatangan.
5. Ditempatkan sesuai keinginan Gus Sholah semasa hidup

Sekretaris Yayasan Pesantren Tebuireng KH Abdul Ghofar menjelaskan, lokasi pemakaman Gus Sholah sesuai dengan permintaan almarhum semasa hidupnya.
"Beliau (Gus Sholah) menunjukkan, nanti kalau saya meninggal, makamnya di sini," katanya kepada Kompas.com.
Hal itu disampaikan oleh Gus Sholah kepada dua orang pengurus Pondok Pesantren Tebuireng.
Makam Gus Sholah juga berada tepat di sebelah utara makam ayah dan ibunya, yakni KH Wahid Hasyim dan Nyai Sholichah Wahid.
Posisi makam Gus Sholah tersebut berada tiga meter di sebelah barat makam Gus Dur.
"Kebetulan ini lurus dengan makam ayahnya. Di sini makam Kiai Wahid dan Ibu Nyai Sholichah," katanya. (TribunStyle.com / Amir)