5 Buah yang Memiliki Kandungan Nutrisi Pada Kulitnya, Lebih Baik Dikonsumsi Tanpa Dikupas

Berbagai jenis buah-buahan ternyata lebih baik dikonsumsi bersama dengan kulitnya karena kandungan nutrisi dalam kulitnya, simak penjelasannya berikut

5 Buah yang Memiliki Kandungan Nutrisi Pada Kulitnya, Lebih Baik Dikonsumsi Tanpa Dikupas
sabecaxias.com
Buah anggur lebih baik dikonsumsi dengan kulitnya karena kandungan nutrisi pada kulitnya. 

Tak heran, ada banyak jenis pemeriksaan juga.

Contoh ayah Dewi Perssik yang meninggal dunia karena komplikasi penyakit paru-paru, ginjal, dan diabetes.

Kemudian Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) George Tiosutta yang meninggal dunia karena kanker usus.

Buah kersen.
Buah kersen. (Tangkap Layar Lifehack)

 8 Manfaat Kersen untuk Tubuh: Bisa Jadi Obat Diabetes, Jantung, hingga Asam Urat

 Pohonnya Kerap Dijadikan Peneduh Motor Saat Parkir, Ini 5 Manfaat Tak Terduga dari Buah Kersen

Dan baru saja, Kamis ini (13/6/2019) kita mendengar kabar bahwa aktor gaek Robby Sugara meninggal karena serangan jantung.

Rupanya, penyakit yang diderita oleh para publik figur tadi dapat disembuhkan dengan mengonsumsi buah yang satu ini.

Buah yang disinyalir harganya mencapai setengah juta rupiah per kilonya.

Padahal buah tersebut kerap kali tumbuh di Indonesia, bahkan buahnya sering tumbuh subur sepanjang tahun.

Walau harganya selangit dan tumbuh subur di Indonesia, buah ini sering kali diremehkan.

Jika mengetahui harganya yang fantastis dan menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan, buah ini tak akan sekalipun ditelantarkan saja di pinggir jalan.

Lantas buah apa yang mencapai harga setengah juta per kilo dengan jaminan dapat sembuhkan penyakit yang diderita ayah Dewi Perssik, George Tiosutta, dan Robby Sugara?

Buah berwarna merah dengan bentuk bulat ini tergolong dalam jenis ceri atau sering disebut buah kersen.

Satu mangkuk buah kersen mengandung 90 kalori dengan pasokan serat, protein, dan vitamin A dan C yang cukup, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Buah dengan nama latin Muntingia calabura L ini kaya antioksidan bahkan sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Federation of American Societies for Experimental Biology menemukan adanya peningkatan aktivitas antioksidan hingga 12 jam setelah konsumsi buah kersen.

Beragam manfaat dari buah seharga setengah juta per kilo ini di antaranya:

1. Membantu tidur lebih nyenyak

Penelitian yang dilakukan pada University of Pennsylvania dan University of Rochester mengamati kebiasaan tidur 15 orang dewasa yang minum 8 ons jus buah kersen tart di pagi dan sore hari selama dua minggu versus minum 8 ons jus tanpa buah kersen selama dua minggu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan yang signifikan dalam insomnia selama minggu-minggu peserta minum jus buah kersen.

Konsumsi jus buah kersen sebelum tidur meningkatkan total waktu tidur dan kualitas tidur. 

2. Membantu meningkatkan memori

Buah kersen adalah sumber antosianin yang baik, yang dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience  dari Pusat Penelitian Nutrisi Manusia tentang Penuaan di Universitas Tufts di Boston, Mass menyebutkan bahwa antosianin buah yang lezat membantu meningkatkan daya ingat dan fungsi motorik.

3. Mengurangi radang sendi

Dalam peneilitian yang dilakukan di Boston University (BU), hubungan antara asupan buah kersen dan risiko serangan arthritis (radang sendi) berulang antara 633 individu penderita radang sendi tersebut diamati selama satu tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan buah kersen selama dua hari dikaitkan dengan risiko serangan arthritis (radang sendi) 35% lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi.

4. Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke

Buah kersen memberikan manfaat kesehatan kardiovaskular yang sama seperti obat yang diresepkan digunakan untuk membantu mengatur lemak dan glukosa pada pasien dengan sindrom metabolik.

Laboratorium Penelitian Kardioproteksi Universitas Michigan menunjukkan bahwa buah kersen asam dapat mengurangi risiko stroke bahkan ketika dikonsumsi dengan obat yang diresepkan.

Hasil penelitian menunujukkan kombinasi buah kersen dan pioglitazone, obat untuk mengobati penyakit stroke, meningkatkan keseimbangan dan koordinasi mereka dan menurunkannya tekanan darah.

5. Membantu menurunkan risiko kanker usus besar

Menurut American Institute for Cancer Research (AICR), serat makanan dalam buah kersen membantu menurunkan risiko kanker usus besar.

Konsumsi serat makanan membantu orang dengan berat badan yang berlebihan yang merupakan faktor risiko kanker yang dapat meningkatkan risiko tujuh kanker.

Kandungan anthocyanin dan sianida asam dalam buah kersen dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

6. Membantu menurunkan kadar gula darah

Buah kersen mengandung antioksidan anthocyanin, pewarna alami yang menyediakan pigmen dalam buah-buahan dan memiliki banyak manfaat kesehatan.

"Dalam studi laboratorium awal yang menggunakan sel-sel pankreas hewan, anthocyanin meningkatkan produksi insulin hingga 50%," kata seorang ahli kimia produk alami di Michigan State University di East Lansing dan pemimpin penelitian, Muralee Nair, Ph.D.

Senyawa warna-warni belum diuji pada manusia, dan para peneliti menyarankan untuk membatasi manisan buah kersen karena mengandung gula ekstra dan lebih sedikit pigmen buah kersen bermanfaat. (Nikita Yulia Ferdiaz)

Sebagian artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Harganya Capai Setengah Juta per Kilo, Buah Ini Bisa Bantu Sembuhkan Penyakit Jantung Hingga Kanker Usus Lho

Berikut Ini Adalah Pola Makan yang Sehat untuk Penderita Penyakit Jantung

4 Kebiasaan yang Bisa Mengancam Kesehatan Jantung, dari Dendam Hingga Duduk Terlalu Lama

Ikuti kami di
Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved