Terungkap 2 Motif Utama Penganiayaan Terhadap Audrey, Ada Asmara dan Hutang Piutang
Setelah simpang siur, polisi akhirnya ungkap 2 motif utama penganiayaan terhadap Audrey.
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
"Mungkin tahap awal kita akan menggunakan peran pengganti dulu karena ini merupakan anak-anak, baik korban maupun tersangka adalah semuanya anak-anak sehingga perlakuan terhadap mereka kita juga harus hati-hati."
"Sehingga memang kerjasama dengan media agar tetap menjaga privasi dari adek-adek kita ini yang masih berstatus anak," pungkasnya.
Pelaku Pengeroyokan Audrey Merasa Jadi Korban
Pelaku pengeroyokan Audrey mengatakan berniat kumpul-kumpul untuk masak seblak, bukan merencanakan pemukulan.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, para terduga pelaku pengeroyokan terhadap Audrey sempat menggelar konferensi pers pada Rabu (10/4/2019) sore.
Siswi SMA yang diduga pelaku penganiayaan Audrey tersebut memberikan klarifikasi atas berita beredar terkait kasus bully ini.
Satu di antara terduga pelaku penganiayaan Audrey meminta maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya.
"Saya salah satu dari terduga pelaku 2 orang ini. Saya meminta maaf kepada korban dan keluarga korban," katanya dalam rekaman video konfrensi pers di Mapolresta Pontianak.
Terduga pelaku pengeroyokan Audrey mengaku jadi korban dan menyampaikan cerita berbeda terkait kasus penganiayaan siswi SMP di Pontianak tersebut.
"Dan kalian semua harus tahu di sini saya juga korban karena saya sekarang sudah di bully, dihina, dicaci, dimaki, dan diteror padahal kejadian tidak seperti itu," ujar satu di antara terduga pelaku.
Terduga pelaku menambahkan kejadian sebenarnya tidak seperti yang orang bicarakan saat ini.
Terduga mengatakan tidak ada penyekapan, tidak ada seretan, tidak ada menyiram secara bergiliran, tidak ada membenturkan korban ke aspal, apalagi untuk merusak keperawanannya.
Terduga menceritakan sangat terpukul dengan pemberitaan yang ada.
• Selfie di Kantor Polisi, Terduga Pelaku Perundungan Audrey Meminta Maaf Kami Diancam Dibunuh
Salah satu terduga lainnya menjelaskan ada suatu bentuk peleraian yang dilakukan.
"Pas saya sudah datang, mereka sudah berkelai dan saya sudah mencegah.