Breaking News:

Kasus Perundungan

Selfie di Kantor Polisi, Terduga Pelaku Perundungan Audrey Meminta Maaf 'Kami Diancam Dibunuh'

Terduga pelaku pengeroyokan Audrey sempat senyum-senyum di kantor polisi, akhirnya meminta maaf akui terima ancaman pembunuhan!

Penulis: Asytari Fauziah
Editor: Melia Istighfaroh
TribunStyle.com Kolase/Twitter @1nanonano/ TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sebanyak tujuh siswi SMA yang terseret dalam kasus penganiayaan siswi SMP menyampaikan klarifikasi didampingi KPPAD Provinsi Kalbar di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) sore. Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban serta tidak mengakui telah melakukan pengeroyokan perkelahian dilakukan satu lawan satu. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI -- 

TRIBUNSTYLE.COM - Terduga pelaku pengeroyokan Audrey sempat senyum-senyum di kantor polisi, akhirnya meminta maaf akui terima ancaman pembunuhan!

Kasus Audrey, siswi SMP di Pontianak yang dikroyok oleh 12 orang siswi SMA masih sangat menarik perhatian.

Banyak yang memberikan dukungan pada Audrey yang mengalami syok.

Kondisi Audrey bahkan dikabarkan sangat memprihatinkan.

Dikabarkan Alami Trauma Psikis Mendalam, Audrey Update Akun Facebooknya dengan Foto Bareng Atta

Namun saat sang korban sampai dirawat dirumah sakit, sekelompok wanita yang diduga sebagai tersangka malah asik bercanda.

Mereka bahkan sempat membuat boomerang ketika ditangkap oleh pihak berwajib dan dibawa ke kantor polisi.

Tentunya hal ini membuat banyak orang geram dengan tingkah para gadis SMA ini.

Namun kemarin, Rabu (10/4/2019) mereka akhirnya meminta maaf pada korban dan keluarga.

Hal ini seperti dikutip TribunStyle.com dari Nakita.Grid.Id.

7 dari 12 gadis SMA yang diduga melakukan penyerangan ini mengaku menyesal dan meminta maaf.

"Kami menyesal dan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, pihak keluarga dan masyarakat umumnya," kata terduga pelaku yang satu persatu memberikan keterangan di Mapolresta Pontianak yang difasilitasi oleh KPPAD Kalbar.

Mereka juga mengaku mengalami bullying dari publik lewat sosial media.

Tak hanya diteror, salah satu terduga tersangka mengaku menerima ancaman pembunuhan.

"Dalam kasus ini, kami juga menjadi korban buli dari medsos yang telah menghakimi melakukan pengeroyokan dan merusak area sensitif korban. Padahal hanya penganiayaan ringan, bahkan kami kini diancam dibunuh dan terus diteror oleh warganet," ungkap salah seorang terduga penganiayaan.

Salah Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Audrey Ngaku Malah Jadi Korban: Saya Dibully, Dihina, Dicaci

Mereka kembali mengaku menyesal dan meminta maaf karena hal yang mengenakan ini.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Tags:
TribunStyle.comAudreyPontianak
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved