Kasus Perundungan

Merasa Ada Kejanggalan, Keluarga Audrey Minta Visum Ulang, Pengacara Ungkap Fakta Baru

Pihak keluarga Audrey merasa ada kejanggalan dari hasil visum yang dibacakan oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir.

Merasa Ada Kejanggalan, Keluarga Audrey Minta Visum Ulang, Pengacara Ungkap Fakta Baru
Instagram/jokowi/nissa_sahabatsabyan
Kasus Audrey ditanggapi Presiden RI Joko Widodo. 

Merasa ada kejanggalan dari hasil visum yang dibacakan oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir, pihak keluarga Audrey akan melakukan visum ulang. Pengacara Audrey juga beberkan fakta baru yang cukup mengejutkan.

TRIBUNSTYLE.COM - Pihak keluarga Audrey merasa ada kejanggalan dari hasil visum yang dibacakan oleh Kapolresta Pontianak, Kombes M Anwar Nasir.

Untuk mengawal dan menangani kasus ini, keluarga Audrey bahkan menggandeng tujuh pengacara.

Satu di antaranya yakni Daniel Edward Tangkau.

Daniel diminta oleh pihak keluarga Audrey untuk menangani kasus tersebut.

Kapolresta Beberkan Audrey Bantah Adanya Perusakan Alat Vital, Fakta Mengejutkan Diungkap Pengacara

"Saya baru tadi malam, Rabu (10/4) diminta pihak korban sebagai pengacara dan kami ada tujuh orang,"ucap Daniel Adward Tangkau saat diwawancarai di RS Promedika Pontianak, Kamis (11/4/2019).

Didapuk untuk menjadi pengacara Audrey, Daniel membeberkan fakta baru terkait kasus penganiayaan terhadap siswi SMP tersebut.

Para pengacara Audrey akan mengajukan visum ulang terhadap korban.

Hal tersebut lantaran pihak keluarga merasa ada yang janggal dengan hasil visum yang dibacakan oleh pihak kepolisian.

Diisukan Alami Perusakan Alat Vital, Audrey dan Pelaku Justru Kompak Membantah, Ini Fakta Sebenarnya

Daniel meminta visum ulang lebih detail karena hasilnya akan dijadikan alat bukti baru untuk disodorkan dalam penanganan kasus ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: ninda iswara
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved