Udah Tidur Cukup Lama, Tapi Kok Masih Sering Ngantuk ya? Bisa Jadi Kamu Alami Hipersomnia
Terkadang tidur sudah cukup lama tapi bangun pagi masih kurang segar? Siang hari juga masih terus mengantuk?
Editor: Diah Ana Pratiwi
Gangguan terjadi pada pusat pengatur mimpi, sehingga gelombang otak terjaga dan tidur mimpi tumpang tindih.
2. Periodic limb movements in sleep, di mana kaki saat tidur bergerak-gerak sendiri secara periodik
Setiap tergerak, otak akan terbangun hingga mengganggu kualitas tidur.
Tapi jangan salah, penderita tak menyadari jika sepanjang malam ia terbangun-bangun.
Ia hanya bangun dengan perasaan lelah dan tak segar sepanjang hari.
3. Sleep apnea alias henti nafas saat tidur, ditandai dengan dengkuran
Mendengkur bukanlah tanda tidur yang nyenyak.
Pendengkur berulang kali tercekik selama tidur hingga tanpa sadar otaknya terbangun-bangun.
Akibatnya penderita sleep apnea bangun kurang segar dan terus merasa mengantuk, hipersomnia.
Tak heran jika di beberapa negara, pendengkur dilarang berkendara.
Selain itu sleep apnea telah dinyatakan menjadi penyebab utama hipertensi, penyakit jantung, diabetes, stroke, impotensi dan kematian.
Tak ada satu zat pun yang dapat menggantikan efek restoratif tidur.
Kemampuan otak dan performa manusia hanya dibangun saat tidur.
Untuk itu mulailah perhatikan kesehatan tidur Anda dan keluarga.
dr. Andreas Prasadja, RPSGT
Sleep Disorder Clinic, RS. Mitra Keluarga Kemayoran
www.andreasprasadja.com
(Kompas.com/Dr. Andreas Prasadja, RPSGT)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/mengantuk_20161128_150829.jpg)