Breaking News:

Selebrita

Terseret Kasus Bully Mahasiswa Udayana, Enam Orang Dipecat dan Terancam Dikeluarkan dari RS Ngoerah

Gelombang sanksi menimpa mahasiswa yang diduga menghina korban TAS. Kampus dan rumah sakit bergerak cepat menegakkan disiplin dan etika.

Tribun-Medan.com
Gelombang sanksi menimpa mahasiswa yang diduga menghina korban TAS. Kampus dan rumah sakit bergerak cepat menegakkan disiplin dan etika. 

RS Ngoerah Ambil Langkah Tegas

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof IGNG Ngoerah Denpasar juga turun tangan.

Pihak rumah sakit memutuskan untuk mengeluarkan dokter peserta didik (koas) yang diketahui menuliskan komentar bernada ejekan terkait meninggalnya TAS.

Plt Direktur Utama RSUP Ngoerah, I Wayan Sudana, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga nama baik institusi.

"Terkait adanya peserta didik atau co-ass yang diduga terlibat dalam komentar tidak pantas di media sosial sehingga menimbulkan citra buruk terhadap RS Ngoerah dan Universitas Udayana, RS Ngoerah mengambil tindakan tegas untuk mengembalikan peserta didik tersebut ke Universitas Udayana untuk dilakukan pendalaman dan investigasi," katanya dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com.

Sudana juga menegaskan bahwa para dokter koas tersebut bukan pegawai RS Ngoerah, sehingga tindakan mereka tidak mewakili citra rumah sakit.
Namun, jika terbukti melanggar etika atau melakukan perundungan, sanksi tegas akan diberikan.

“Jika nantinya terbukti yang bersangkutan melakukan tindakan pelanggaran etika dan atau perundungan, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dari informasi yang beredar di media sosial, disebutkan bahwa ada tiga mahasiswa Universitas Udayana yang tengah menjalani koas di RS Ngoerah ikut menulis komentar tidak pantas terkait kematian TAS.

Kronologi Singkat Peristiwa Tragis

Sebelumnya, TAS ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai empat salah satu gedung di lingkungan kampus Universitas Udayana pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.

Menurut keterangan polisi, saksi mata sempat melihat korban memasuki gedung menggunakan lift dalam keadaan panik. Ia kemudian duduk di bangku panjang di luar ruang kelas, terlihat memantau sekitar, namun tak sempat diajak bicara.

Beberapa saat kemudian, saksi mendengar kabar bahwa seorang mahasiswa jatuh dari lantai empat. Setelah dicek, korban tersebut diketahui adalah Timothy Anugrah (TAS), mahasiswa Unud berusia 22 tahun.

Grid.id | Tribunstyle.com | Fidiah Nuzul Aini | Ahlan Al Khairi 

 

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Tags:
mahasiswaTimothy AnugrahFISIP UNUD
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved