berita viral
Respons Istana Setelah Wamen Imipas & Eks Kepala BGN Resmi Ditahan Terkait Korupsi: Sangat Prihatin
Mensesneg secara terbuka menyampaikan rasa keprihatinannya setelah Wamen Imipas Silmy Karim dan sejumlah mantan pimpinan BGN ditahan kasus korupsi.
Editor: Sinta Darmastri
Ringkasan Berita:
- Mensesneg secara terbuka menyampaikan rasa keprihatinannya setelah Wamen Imipas Silmy Karim dan sejumlah mantan pimpinan BGN ditahan kasus korupsi
- Prasetyo menegaskan bahwa situasi pelik seperti ini sama sekali bukan hal yang diinginkan oleh jajaran pemerintahan saat ini
- Presiden Prabowo Subianto sebenarnya tidak pernah lelah memberikan wejangan kepada seluruh pembantunya di kabinet
TRIBUNSTYLE.COM - Suasana prihatin tengah menyelimuti lingkungan Istana Kepresidenan menyusul rentetan penegakan hukum dalam dua hari terakhir. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara terbuka menyampaikan rasa keprihatinannya setelah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim, serta sejumlah mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) termasuk Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung resmi ditahan atas kasus dugaan korupsi.
Prasetyo menegaskan bahwa situasi pelik seperti ini sama sekali bukan hal yang diinginkan oleh jajaran pemerintahan saat ini.
"Sesungguhnya dua hari ini kita sangat-sangat prihatin, terus berulang kejadian yang jelas tidak kita harapkan," ujar Prasetyo kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).
Di tengah bergulirnya kasus yang mengejutkan publik ini, Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebenarnya tidak pernah lelah memberikan wejangan kepada seluruh pembantunya di kabinet. Setiap anggota pemerintahan secara konsisten terus diingatkan untuk menjaga integritas, membenahi diri, sekaligus berdiri di garda depan dalam memerangi praktik rasuah.
"Tidak bosan-bosan dalam berbagai kesempatan Bapak Presiden selalu mengingatkan kita semua untuk marilah membenahi diri dan melawan praktik-praktik korupsi di dalam menjalankan tugas sehari-hari," tegasnya.
Kendati terpukul dengan situasi ini, Istana memastikan tidak akan mengintervensi jalannya keadilan. Pemerintah, lanjut Prasetyo, menaruh hormat sepenuhnya pada setiap tahapan hukum yang kini tengah bergulir, baik yang diproses oleh Kejaksaan Agung maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga: Babak Baru OTT Imigrasi Jakbar, Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Oranye KPK Usai Menyerahkan Diri
Mengenai nasib status kedinasan dan jabatan yang diemban oleh para pejabat tersebut, pihak Istana berjanji akan segera mengambil langkah lanjutan yang sejalan dengan koridor peraturan perundang-undangan.
Langkah cepat pun diambil demi menjamin roda birokrasi tetap berjalan normal. Istana bergerak sigap melakukan koordinasi internal agar fungsi pelayanan publik di kementerian terkait tidak menjadi korbannya.
"Dan kami juga telah berkomunikasi dengan Menteri Imipas untuk memastikan peristiwa ini tidak mengganggu pelayanan kepada seluruh masyarakat," imbuh Prasetyo di akhir penjelasannya.
(TribunStyle.com/Diolah dari artikel di Kompas.com)
Sumber: TribunStyle.com
| Respons Istana Setelah Wamen Imipas & Eks Kepala BGN Resmi Ditahan Terkait Korupsi: Sangat Prihatin |
|
|---|
| Babak Baru OTT Imigrasi Jakbar, Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Oranye KPK Usai Menyerahkan Diri |
|
|---|
| Vonis Unik Kasus Tendang Kucing di Blora Pelaku Wajib Keliling 10 Sekolah Ajarkan Kasih Sayang Hewan |
|
|---|
| Membongkar Skenario Korupsi Gedung Pemkab Lamongan yang Rugikan Negara Rp 35,7 Miliar |
|
|---|
| Profil Dadan Hindayana, Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Intip Isi Garasi dan Punya Harta Rp 9 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/mensesneg.jpg)