Breaking News:

Pilu Pasutri di Medan Datangi Kantor Gubernur Bobby Nasution, Minta Bantuan Biayai Pengobatan Anak

Pasutri di Medan mendadak viral setelah bersujud di Kantor Gubernur Sumut demi meminta bantuan pengobatan anaknya.

Tayang:
Istimewa via Tribun Medan
PASUTRI MEDAN - Viral pasutri datang ke Kantor Gubernur Sumut Bobby Nasution minta bantu bayar pengobatan anak Rp 180 juta. 

Ringkasan Berita:
  • Sepasang suami istri di Medan mendadak viral setelah kedapatan menangis histeris hingga bersujud di depan Kantor Gubernur Sumut.
  • Hal itu mereka lakukan demi meminta bantuan pengobatan anak mereka yang menjadi korban penikaman. 
  • Aksi pilu ini memicu respons cepat dari Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan yang langsung menerjunkan tim untuk mengupayakan keringanan biaya. 

 

TRIBUNSTYLE.COM - Baru-baru ini viral sebuah video memperlihatkan aksi pilu sepasang suami istri yang mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution di Medan

Dengan harapan besar, keduanya datang demi mengetuk pintu hati Bobby Nasution agar sudi membantu biaya pengobatan sang anak yang menjadi korban penikaman.

Dalam rekaman tersebut, pasutri ini tampak berdiri memberi hormat di halaman Kantor Gubernur Sumut sebelum akhirnya tangis mereka pecah secara histeris.

Sambil berurai air mata, mereka kemudian berbalik menghadap poster Bobby Nasution dan langsung bersujud, menaruh asa agar orang nomor satu di Sumut itu mengulurkan bantuan.

Baca juga: Pilu 3 Santri di Lombok Tengah Dibakar Senior, Ponpes Sempat Sodori Berkas, Keluarga Bantah Berdamai

PASUTRI HORMAT DAN SUJUD - Viral di Medan, Pasutri Hormat dan Sujud di Kantor Gubernur Bobby Nasution Gegara Tak Mampu Bayar Pengobatan Anak Rp 180 Juta
PASUTRI HORMAT DAN SUJUD - Viral di Medan, Pasutri Hormat dan Sujud di Kantor Gubernur Bobby Nasution Gegara Tak Mampu Bayar Pengobatan Anak Rp 180 Juta (HO/IST/IST/Dok Pemprov Sumut)

"Pak bantu kami anak kami terbaring di  Rumah Sakit Mitra Medika, biaya terlalu besar saya tidak punya uang, rumah sudah kami gadai," teriaknya di video yang beredar Minggu (7/6/2026).

Sembari bersujud, perempuan paruh baya itu meratap pilu menceritakan malapetaka yang menimpa anaknya yang ditikam oleh orang tak dikenal.

"Biaya pengobatannya Rp 180 juta, saya enggak sanggup bayar. Rumah tergadai. Kami tidak tahu mau kemana. Tolong bantu. Saya seorang ibu yang sedang mencari anak saya. Anak saya ditikim orangnya tidak tahu. Dan saya tidak tahu, karena rumah sakit itu terlalu besar. Tolong dibantu pak,"ucapnya sambil histeris bersujud dan menangis.

Menariknya, dalam rekaman yang sama terdengar suara seseorang yang mengaku sebagai mantan tim sukses (timses) Bobby Nasution saat perhelatan pilkada lalu.

"Saya mohon pak Bobby,tolong dibantu.mereka adalah orang yang tidak mampu mereka penerima BPJS gratis. Saya timses bapak dulu, tolong dibantu pak," ucap seseorang yang merekam tersebut.

Reaksi dan Penjelasan Kepala Dinkes Sumut

Merespons aksi viral tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Faisal Hasrimy, menegaskan Pemprov Sumut bergerak cepat mengupayakan bantuan demi meringankan beban biaya pengobatan anak pasutri tersebut.

Ia menjelaskan, sang anak yang menjadi korban penikaman benda tajam itu saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Mitra Medika Premiere Medan.

Faisal menambahkan, tim dari Dinkes Sumut bahkan sudah diterjunkan langsung ke rumah sakit guna mendampingi sekaligus membantu pihak keluarga mendapatkan keringanan biaya.

Berdasarkan kronologi yang disampaikannya, pasien awalnya dilarikan ke RS Pertamina Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, pada 31 Mei 2026, akibat luka tusuk serius di tubuhnya.

“Berdasarkan penjelasan tim, seorang pasien dengan keluhan tertusuk benda tajam mendatangi RS Pertamina Pangkalan Brandan pada 31 Mei 2026. Pasien kemudian mendapatkan penanganan kegawatdaruratan dan tindakan medis lainnya,”jelasnya, Minggu (7/6/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
MedanBobby Nasution
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved