Berita Viral
Edukasi atau Kontroversi? Dokter Obgyn Akhirnya Minta Maaf ke Dr. Gia soal Kisah Rahim Copot
Edukasi atau kontroversi? Dokter Obgyn akhirnya meminta maaf ke Dr. Gia terkait kisah rahim copot yang sempat heboh di publik.
Editor: Tim TribunStyle
Edukasi atau kontroversi? Dokter Obgyn akhirnya meminta maaf ke Dr. Gia terkait kisah rahim copot yang sempat heboh di publik.
TRIBUNSTYLE.COM - Sejumlah dokter kandungan menyampaikan permohonan maaf kepada dr. Gia Pratama terkait cerita rahim copot yang sempat viral di media sosial.
Kontroversi ini menjadi sorotan publik karena dibicarakan luas oleh netizen. Permintaan maaf tersebut menunjukkan sikap profesional para dokter untuk meluruskan isu yang beredar.
Beberapa dokter kandungan juga ikut memberikan komentar mengenai cerita rahim copot itu.
Mereka berusaha menjelaskan konteks medis agar masyarakat tidak salah paham, hal ini sekaligus menjadi momen edukasi kesehatan bagi publik.
Di antara dokter yang angkat suara, terdapat dr. IL, dr. KM, dan dr. YF, mereka berbagi pandangan masing-masing terkait cerita yang sempat viral tersebut.
Baca juga: Jadi Duda Idaman, Ariel NOAH Insecure Dekati Wanita Lewat Medsos, Takut Viral: Mau DM Mikir 100 Kali
Kehadiran beberapa dokter membuat isu ini mendapat klarifikasi dari berbagai pihak profesional.
Penjelasan para ahli
Dokter inisial IL menjelaskan bahwa istilah medis untuk rahim copot adalah inversio uteri, Penjelasan ini diberikan agar publik memahami istilah yang benar dalam dunia kedokteran.
Edukasi seperti ini penting untuk meluruskan informasi yang salah di media sosial.
"Rahim copot itu hanya istilah awam untuk inversio uteri. Keadaan di mana uterus "balik masuk" sehingga bisa keluar ke jalan lahir," tulisnya di Threads.
dr IL juga mengatakan kalau hal itu bisa terjadi karena plasenta belum lepas dari rahim.
"tapi sudah ditarik2 sama penolongnya.
Plasentanya masih lengket -> ditarik paksa -> rahimnya ikut ketarik ke dalam," tulisnya lagi.
Ia pun menyebut kalau istilah rahim copot itu kurang tepat karena maknanya yang berbeda.
"Ini merupakan istilah medis yang diawamkan, namun kurang tepat makna sebenarnya
Sama halnya dengan preklampsia dengan keracunan kehamilan," tulisnya.
| Kronologi Pendopo Indramayu Dikirimi Ular sebagai Simbol Kritik, Massa Gagal Bertemu Lucky Hakim |
|
|---|
| Nasib Nahas Ahmad Husein, Mantan Inisiator Demo Pati Dihajar OTK Saat Beli Sate: Hidung Berdarah |
|
|---|
| Jejak Pelarian Kiai Ashari dan Tangan Kanan yang Membantu Aksi Bejatnya, Doktrin Putus Ilmu! |
|
|---|
| Balita di Tamiang Diberi Susu Kental Manis untuk Perbaiki Gizi, Petugas: Bukan Susu, Gulanya Tinggi |
|
|---|
| Jejak Tragis di Puncak Dukono! Tim SAR Temukan Pendaki Wanita, Dua WNA Masih Dalam Pencarian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Dokter-Obgyn-akhirnya-meminta-maaf.jpg)