Berita Viral
Penjelasan Dr Binsar Soal Gancet: Bukan Masalah Fisik Semata
Penjelasan Dr Binsar soal gancet, bukan masalah fisik semata, melainkan kondisi yang turut dipengaruhi faktor psikologis dan situasional.
Editor: Tim TribunStyle
Penjelasan Dr Binsar soal gancet, bukan masalah fisik semata, melainkan kondisi yang turut dipengaruhi faktor psikologis dan situasional.
TRIBUNSTYLE.COM - Pernahkah Anda mendengar istilah gancet? Fenomena ini sempat menghebohkan dunia maya beberapa waktu lalu dan memunculkan berbagai perdebatan di kalangan masyarakat.
Secara umum, gancet digambarkan sebagai kondisi ketika organ intim pria tersangkut di dalam vagina saat sedang melakukan hubungan intim, sehingga keduanya sulit dipisahkan.
Sebagian masyarakat menganggap gancet hanyalah mitos yang sudah lama beredar, sementara sebagian lainnya percaya bahwa kondisi tersebut merupakan masalah medis yang dapat terjadi dalam situasi tertentu.
Perbedaan Pandangan
Perbedaan pandangan ini membuat topik gancet semakin ramai dibahas.
Menanggapi fenomena tersebut, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS menjelaskan bahwa banyak masalah seksual yang kerap dikaitkan dengan mitos, termasuk gancet.
Baca juga: Syok, Makin Marak Kasus Gancet Sampai Berujung Tewas, Dokter Ungkap Cara Atasi, Saleb Pelemas Otot
Ia menekankan bahwa persepsi yang salah atau informasi yang tidak akurat sering kali membuat isu kesehatan seksual menjadi semakin membingungkan bagi masyarakat.
"Jadi mitos itu bisa benar atau tidak," tegas dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
Pernyataan ini disampaikan oleh Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Warta Kota Production program Edukasi Seksual edisi 06 Oktober 2022.
"Gancet atau tidak bisa penis itu ditarik keluar dari vagina pada saat berhubungan," jelas dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS.
"Saya harus katakan bahwa sebetulnya istilah gancet itu kalau dikatakan sudah terjadi penetrasi maka seyogyanya bisa keluar dari dalam vagina," imbuhnya.
dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS menegaskan apabila sudah terjadi penetrasi maka seharusnya penis bisa keluar dari dalam vagina.
Hal ini karena masalah seksual seorang wanita terkait vagina hanya vaginismus.
Vaginismus dapat diartikan sebagai tidak bisa terjadinya penetrasi dimana otot vagina mengeras dan kejang atau kaku.
Akibatnya seorang wanita tidak bisa mengalami penetrasi.
Pada akhirnya karena tidak bisa mengalami penetrasi maka bisa dikatakan bahwa penis tidak akan bisa masuk.
| Nasib Mussalim Pria Ditinggal Kabur Calon Istri di Pati, Batal Nikahi Nayla, Dapat Ganti Rp30 Juta |
|
|---|
| Menembus Batas Ruang dan Waktu, Rahasia di Balik Kuasa Puasa Arafah yang Menghapus Dosa Dua Tahun |
|
|---|
| Langkah Berani Kasus GSF ke Dewan Keamanan PBB, Menlu: Kemlu Telah Menyampaikan Kecaman di DK PBB |
|
|---|
| Impian Marsiyah Usia 105 Tahun Bisa Menapakkan Kaki di Depan Ka'bah, Berbekal Uang dari Jualan Bubur |
|
|---|
| Legislator Gerindra Rencana Megaproyek 1.000 Bioskop Desa dari APBN: Biar PH-PH Kecil itu Bisa Hidup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/Penjelasan-Dr-Binsar-soal-gancet-bukan-masalah-fisik-semata.jpg)