Breaking News:

Teka-teki Kondisi Kesehatan Donald Trump, Ada Bercak Merah Muncul di Leher, Riwayat Medis Terungkap

Di tengah memanasnya konflik dengan Iran, kondisi Donald Trump disorot, ada bercak merah di kulitnya.

Tribunnews.com | X | CNN-News 18
KONDISI TRUMP - Di tengah memanasnya konflik dengan Iran, kondisi Donald Trump disorot, ada bercak merah di kulitnya. 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi kesehatan Presiden AS Donald Trump jadi sorotan di tengah memanasnya konflik dengan Iran.
  • Bercak merah di leher Trump saat upacara di Gedung Putih memicu spekulasi publik mengenai kondisi kesehatannya. 
  • Tim medis kepresidenan mengklarifikasi bahwa gejala tersebut hanyalah iritasi kulit biasa.

 

TRIBUNSTYLE.COM - Kondisi fisik Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mendadak jadi perbincangan hangat. 

Di tengah situasi panas konflik dengan Iran, perhatian publik justru teralihkan oleh kondisi fisik Donald Trump yang tertangkap kamera para fotografer.

Bercak kemerahan yang terlihat jelas di sisi kanan leher Donald Trump tersebut kabarnya tengah dalam penanganan medis menggunakan krim kulit standar.

Pihak medis Kepresidenan menegaskan bahwa langkah ini hanyalah prosedur perawatan biasa.

Momen mencolok ini pertama kali terdeteksi saat Trump menghadiri upacara penganugerahan Medali Kehormatan di Gedung Putih, Senin (2/3/2026).

Di atas garis kerah kemejanya, nampak ruam kemerahan yang kontras, hingga memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatan pemimpin berusia 79 tahun tersebut.

Baca juga: Murka Mary Keponakan Trump Soroti Siswa SD Jadi Korban Imbas AS Serang Iran, Sebut Pamannya Bejat

Klarifikasi Tim Medis Gedung Putih

Bercak merah di leher Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik perhatian para fotografer.
KONDISI TRUMP - Bercak merah di leher Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik perhatian para fotografer. (Tangkapan layar X)

Menanggapi isu yang berkembang, dokter Gedung Putih, Dr. Sean Barbabella, memberikan penjelasan resmi. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari prosedur medis yang umum.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan krim kulit saat ini bersifat sebagai tindakan pencegahan agar iritasi tidak berlanjut.

“Presiden Trump menggunakan krim yang sangat umum di sisi kanan lehernya, yang merupakan perawatan kulit pencegahan, yang diresepkan oleh dokter Gedung Putih,” kata Barbabella.

Pihak medis menjelaskan bahwa meski pengobatannya bersifat jangka pendek, bercak kemerahan yang tertangkap kamera tersebut kemungkinan masih akan terlihat untuk beberapa waktu ke depan.

“Presiden menggunakan perawatan ini selama satu minggu dan kemerahan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa minggu,” kata Barbabella.

Meski penjelasan medis telah disampaikan, pihak Gedung Putih tampaknya enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Donald Trump yang tengah dalam pengobatan tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi tambahan di luar pernyataan resmi yang telah dirilis oleh tim dokter.

“Saya tidak memiliki detail tambahan selain yang disampaikan dokter,” katanya ketika ditanya tentang alasan perawatan tersebut.

Riwayat Medis Terkait Iritasi Kulit

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
Donald TrumpkulitIran
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved