Teka-teki Kondisi Kesehatan Donald Trump, Ada Bercak Merah Muncul di Leher, Riwayat Medis Terungkap
Di tengah memanasnya konflik dengan Iran, kondisi Donald Trump disorot, ada bercak merah di kulitnya.
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Ringkasan Berita:
- Kondisi kesehatan Presiden AS Donald Trump jadi sorotan di tengah memanasnya konflik dengan Iran.
- Bercak merah di leher Trump saat upacara di Gedung Putih memicu spekulasi publik mengenai kondisi kesehatannya.
- Tim medis kepresidenan mengklarifikasi bahwa gejala tersebut hanyalah iritasi kulit biasa.
TRIBUNSTYLE.COM - Kondisi fisik Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mendadak jadi perbincangan hangat.
Di tengah situasi panas konflik dengan Iran, perhatian publik justru teralihkan oleh kondisi fisik Donald Trump yang tertangkap kamera para fotografer.
Bercak kemerahan yang terlihat jelas di sisi kanan leher Donald Trump tersebut kabarnya tengah dalam penanganan medis menggunakan krim kulit standar.
Pihak medis Kepresidenan menegaskan bahwa langkah ini hanyalah prosedur perawatan biasa.
Momen mencolok ini pertama kali terdeteksi saat Trump menghadiri upacara penganugerahan Medali Kehormatan di Gedung Putih, Senin (2/3/2026).
Di atas garis kerah kemejanya, nampak ruam kemerahan yang kontras, hingga memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatan pemimpin berusia 79 tahun tersebut.
Baca juga: Murka Mary Keponakan Trump Soroti Siswa SD Jadi Korban Imbas AS Serang Iran, Sebut Pamannya Bejat
Klarifikasi Tim Medis Gedung Putih
Menanggapi isu yang berkembang, dokter Gedung Putih, Dr. Sean Barbabella, memberikan penjelasan resmi. Ia menyatakan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari prosedur medis yang umum.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan krim kulit saat ini bersifat sebagai tindakan pencegahan agar iritasi tidak berlanjut.
“Presiden Trump menggunakan krim yang sangat umum di sisi kanan lehernya, yang merupakan perawatan kulit pencegahan, yang diresepkan oleh dokter Gedung Putih,” kata Barbabella.
Pihak medis menjelaskan bahwa meski pengobatannya bersifat jangka pendek, bercak kemerahan yang tertangkap kamera tersebut kemungkinan masih akan terlihat untuk beberapa waktu ke depan.
“Presiden menggunakan perawatan ini selama satu minggu dan kemerahan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa minggu,” kata Barbabella.
Meski penjelasan medis telah disampaikan, pihak Gedung Putih tampaknya enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Donald Trump yang tengah dalam pengobatan tersebut.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi tambahan di luar pernyataan resmi yang telah dirilis oleh tim dokter.
“Saya tidak memiliki detail tambahan selain yang disampaikan dokter,” katanya ketika ditanya tentang alasan perawatan tersebut.
Riwayat Medis Terkait Iritasi Kulit
Sumber: Tribunnews.com
| Saat Kreator Tidur, Rekening Terus Mengalir! Rahasia Live Shopping 24 Jam Nonstop lewat AI di China |
|
|---|
| Mojtaba Khamenei Tak Kunjung Muncul di Publik, Diduga Alami Cedera hingga Negosiasi Iran-AS Rumit |
|
|---|
| Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Kapal Iran di Selat Hormuz: Tidak Boleh Ada Keraguan! |
|
|---|
| Kabar Terkini Kondisi Mojtaba Khamenei, Alami Luka Bakar Hebat Area Bibir, Trump: Mereka Semua Kacau |
|
|---|
| Israel Bikin Gara-gara dengan RI, Pasang Spanduk Provokatif di Rumah Sakit Indonesia di Gaza |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kondisi-Donald-Trump-disorot-ada-bercak-merah.jpg)