Breaking News:

Terungkap Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Grup Mesum, Desakan Sanksi DO Menguat

Sidang terbuka kasus pelecehan FH UI ungkap detail keterlibatan 16 mahasiswa dalam grup chat mesum, fakta baru ini picu amarah publik.

X/sampahfhui
KASUS PELECEHAN FH UI - Suasana sidang terbuka kasus pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang mengungkap peran 16 mahasiswa dalam grup percakapan bermuatan mesum. 

TRIBUNSTYLE.COM -- Sidang terbuka terkait kasus pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) mengungkap fakta baru mengenai keterlibatan 16 mahasiswa dalam sebuah grup percakapan bermuatan mesum.

Dalam forum tersebut, terungkap bahwa masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda dalam melakukan pelecehan, baik secara verbal maupun digital. Korban yang menjadi sasaran tidak hanya mahasiswi, tetapi juga dosen hingga anggota keluarga mereka sendiri.

Informasi mengenai peran para pelaku ini turut diungkap oleh akun X @kalistohenituse, yang merinci keterlibatan masing-masing mahasiswa dalam grup tersebut.

Munif Taufik menjadi sosok yang pertama kali menyebarkan tangkapan layar percakapan tersebut hingga viral di media sosial. Ia mengaku tidak merasa bersalah atas isi percakapan dan beralasan tidak dapat keluar dari grup karena awalnya digunakan untuk koordinasi pembayaran kos.

Sementara itu, Irfan Khalis dan Rafi Muhammad diketahui melakukan pelecehan verbal terhadap tujuh orang dosen. Keduanya juga mengungkap bahwa jumlah anggota grup awalnya mencapai sekitar 30 orang, sebelum sebagian anggota dikeluarkan tanpa penjelasan.

Pelaku lain, Reyhan Fayyaz Rizal bersama Dipatya Saka Wisesa, mengakui turut menuliskan kalimat bernada seksual, termasuk pernyataan "diam itu consent" dalam percakapan tersebut.

KASUS PELECEHAN FH UI - Suasana sidang terbuka kasus pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang mengungkap peran 16 mahasiswa dalam grup percakapan bermuatan mesum.
KASUS PELECEHAN FH UI - Suasana sidang terbuka kasus pelecehan seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang mengungkap peran 16 mahasiswa dalam grup percakapan bermuatan mesum. (Kolase Tribun Bogor)

Valenza Harisman juga terlibat dengan menuliskan kalimat tidak pantas yang menyasar korban secara seksual. Fakta ini terungkap setelah ia didesak oleh salah satu korban dalam forum terbuka tersebut.

Salah satu hal yang paling menyita perhatian publik adalah dugaan tindakan yang dilakukan oleh Danu Priambodo. Ia disebut melakukan pelecehan terhadap kakaknya sendiri dalam grup tersebut.

Kasus ini semakin ramai setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang perempuan, diduga kakak Danu, mencabuti foto para pelaku yang dipajang di lingkungan kampus.

Nama Muhammad Kevin Ardiansyah juga ikut terseret dalam kasus ini. Keterlibatannya menuai sorotan karena ia menjabat sebagai Ketua Angkatan FH UI 2023 serta Ketua PMB FH UI 2026.

Selama ini, Kevin diketahui sering menjadi tempat curhat terkait kasus pelecehan seksual, sehingga keterlibatannya dinilai mengecewakan.

Baca juga: Terungkap 27 Korban Pelecehan Mahasiswa FH UI, 20 Mahasiswi dan 7 Dosen Jadi Sasaran

Sementara itu, Keona Ezra Pangestu sempat membantah terlibat dalam tindakan pelecehan. Ia bahkan disebut mengirim ancaman melalui pesan langsung agar namanya tidak dikaitkan dengan kasus tersebut.

Namun, hasil investigasi menunjukkan bahwa ia turut melakukan pelecehan verbal terhadap tujuh dosen. Salah satu dosen korban bahkan hadir dalam sidang dan mengaku terkejut mengetahui namanya tercantum dalam percakapan tersebut.

Nama terakhir yang turut menjadi perhatian adalah Muhammad Nasywan. Ia diduga melakukan pelecehan terhadap pacarnya sendiri yang kini telah menjadi mantan.

Perempuan tersebut hadir langsung dalam sidang terbuka untuk memberikan kesaksian. Setelah menyampaikan pernyataannya, ia dilaporkan jatuh pingsan di lokasi.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Tags:
FH UIUniversitas Indonesiamahasiswa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved