TRIBUNSTYLE.COM - Sambut Ramadhan 2023, bagaimana jika belum membayar utang puasa tahun lalu? Apakah masih boleh puasa qadha?
Ramadhan 2023 atau 1444 H segera tiba, bulan puasa yang dinanti-nanti umat muslim akhirnya datang juga.
Namun, keputusan soal kapan awal Ramadhan 1444 H untuk memulai ibadah puasa tahun ini bergantung pada sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) yang digelar pada Rabu, 22 Maret 2023.
Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah lebih dahulu menetapkan awal Ramadhan 1444 H jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023.
Hal itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Baca juga: DOWNLOAD Jadwal Puasa Ramadhan 2023 Muhammadiyah Indonesia, Aceh, Jakarta, DIY, Surabaya, Kupang
Merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tanggal 21 Januari 2023, shalat Tarawih akan dimulai pada Rabu malam, 22 Maret 2023 dan puasa pertama pada Kamis, 23 Maret 2023.
Lantas, bagaimana jika masih memiliki utang berpuasa yang belum dibayar?
Apakah boleh meng-qadha puasa di bulan setelah Ramadhan?
Terkait hal itu, dosen Fakultas Syariah IAIN Surakata, Shidiq, memberi penjelasan.
Hal itu ia sampaikan melalui video kanal YouTube Tribunnews.com, TANYA USTAZ, yang diunggah pada tahun 2020.
Baca juga: PUASA Berapa Hari Lagi? Cek Jadwal Lengkap Imsakiyah hingga Doa Menyambut Bulan Ramadan 2023
Menurutnya, meng-qadha puasa dianjurkan dilakukan sesegera mungkin secara berurutan.
"Dalam Al-Quran juga dijelaskan bahwa kita tidak tahu di hari esok kita akan melakukan apa dan wafat di hari apa.
Karena ajal seseorang tidak diketahui pastinya, dan membayar hutang puasa adalah suatu hal yang wajib, maka sebaiknya hutang puasa harus disegerakan," ungkap Shidiq.
Namun, dalam Islam, juga diperbolehkan membayar hutang tidak secara berurutan, karena alasan tertentu.
Yang paling penting, qadha atau membayar utang puasa wajib ini dilakukan sebelum tiba waktu Ramadhan berikutnya.