Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral Hari Ini

Bikin Ngelus Dada! VIDEO Ratusan Orang Bersenjata Tajam Ambil Paksa Jenazah PDP Corona di ICU RS

Editor: Monalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jenazah PDP Covid-19 diambil paksa orang-orang bersenjata tajam

Pengurusan Jenazah.

a. Memandikan jenazah pasien virus corona.

Perlu digarisbawahi, pengurusan jenazah pasien Covid-19 harus dilakukan oleh petugas kesehatan pihak rumah sakit, sesuai agama si korban, dan telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Jadi, tidak sembarang orang boleh mengurus proses pemakamannya.

b. Petugas kesehatan akan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

* Menggunakan pakaian pelindung, sarung tangan, hingga masker.

Semua komponen pakaian pelindung harus disimpan terpisah dari pakaian biasa.

* Tidak makan, minum, merokok, ataupun menyentuh wajah selama berada di ruang penyimpanan jenazah, autopsi, dan area untuk melihat jenazah.

* Selama memandikan jenazah, tidak berkontak langsung dengan darah atau cairan tubuh jenazah.

* Jenazah kemudian ditutup dengan kain kafan/bahan dari plastik (tidak dapat tembus air).

Jenazah yang sudah dikafani dan dibungkus plastik kemudian disemprot cairan klorin sebagai disinfektan.

Dapat juga jenazah ditutup dengan bahan kayu atau bahan lain yang tidak mudah tercemar dan sebelumnya sudah disinfeksi.

Jenazah beragama Islam posisinya di dalam peti dimiringkan ke kanan.

Dengan demikian ketika dikuburkan jenazah menghadap ke arah kiblat.

Petugas pemakaman menurunkan jenazah pasien Covid-19 dari mobil ambulans saat akan dimakamkan di pemakaman khusus korban Covid-19 di Macanda, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (1/5/2020). (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)
Halaman
1234