Breaking News:

Berita Viral

Rekam Tetangga yang Lagi Puaskan Diri Sendiri dan Sebar Videonya di Medsos, Wanita Ini Berakhir Pilu

Korban diam-diam merekam video pelaku sedang melakukan masturbasi dan membagikannya ke media sosial untuk mempermalukannya.

Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Amirul Muttaqin
Ist
Ilustrasi video syur tersebar 

TRIBUNSTYLE.COM - Seorang pria di Thailand mengaku membunuh seorang wanita di provinsi utara Sukhothai karena marah.

Korban disebut mengunggah video pelaku sedang melakukan masturbasi di media sosial.

Seperti apa kisah lengkapnya?

Baca juga: Demi Jauhkan dari Lelaki Lain, Pria Posesif Nekat Sebarkan Video Syurnya dengan Pacar di IG Story

Dilansir Thaiger pada 31 Januari 2024, mayat seorang wanita Thailand berusia 40 tahun, Ananya “Tarn” Chaiya, ditemukan di sebuah perkebunan di distrik Ban Dan Lan Hoi, provinsi Sukhothai pada tanggal 28 Januari 2024.

Dia mengalami dua luka di kepala.

Semua barang berharganya tertinggal di tempat kejadian, membuat polisi berspekulasi bahwa motifnya adalah perselingkuhan rahasia dan kecemburuan.

Petugas menemukan jejak kaki seorang pria di tempat kejadian dan menemukan pakaian berlumuran darah terkubur di dekatnya.

Pemeriksaan terhadap bukti mengungkapkan bahwa pembunuhnya adalah tetangga Tarn, Wittawat, yang tinggal di seberang rumahnya.

Wittawat ditangkap dan mengakui pembunuhan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa dia meminjam uang dari Tarn beberapa kali, dan Tarn selalu mengeluhkannya.

Ilustrasi rekaman video syur
Ilustrasi rekaman video syur ((grid.id))

Wittawat menyebut Tarn diam-diam merekam video dirinya sedang melakukan masturbasi dan membagikannya ke media sosial untuk mempermalukannya.

Dia kemudian mengikuti Tarn ke perkebunan pada hari kejadian dan mengancamnya, bersikeras agar Tarn meminta maaf kepadanya.

Wittawat memerintahkan Tarn untuk duduk berlutut dan membungkuk sebagai permintaan maaf.

Dia kemudian menggunakan pisau berukuran enam inci untuk menebas kepala Tarn dua kali, yang mengakibatkan kematiannya.

Wittawat mengatakan dia kemudian melepas pakaiannya yang berlumuran darah dan menguburkannya di dekat lokasi kejadian.

Pisau yang digunakan dalam pembunuhan itu ditemukan tersembunyi di rumahnya.

Ibu Wittawat, Tim berusia 53 tahun, melaporkan ke Channel 7 bahwa putranya kembali ke rumah hari itu.

Putranya kemudian mengaku bahwa dia membunuh Tarn.

Ilustrasi TKP pembunuhan
Ilustrasi TKP pembunuhan (Istimewa)

Tim bertanya kepada putranya tentang motif pembunuhan tersebut dan Wittawat mengatakan itu adalah kemarahan.

Tim menambahkan bahwa putranya adalah seorang pecandu alkohol dan telah melakukan pelecehan fisik terhadapnya berkali-kali sebelumnya.

Wittawat bahkan pernah mencoba membunuh ayahnya dengan pisau.

Tim mengatakan penangkapan itu merupakan karma atas perbuatannya.

Witthawat didakwa berdasarkan Pasal 288 KUHP: pembunuhan yang disengaja.

Ancaman hukumannya adalah hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara 15 hingga 20 tahun.

Suami Tarn yang bekerja di Taiwan sedang dalam perjalanan pulang untuk menghadiri pemakaman istrinya.

Polisi mencurigai adanya perselingkuhan rahasia dan kecemburuan sebagai kemungkinan motif pembunuhan tersebut.

Tarn, meski sudah menikah, berpisah dengan suaminya yang bekerja di Taiwan.

Karena seorang wanita yang menarik, petugas berspekulasi bahwa dia mungkin terlibat dalam hubungan rahasia dan kemudian menjadi sasaran karena cemburu, yang mengakibatkan kematiannya yang tragis.

Pembunuhan yang berakar pada rasa iri telah menjadi berita utama di Thailand selama setahun terakhir.

Baca juga: BEJAT, Pria 41 Tahun di Makassar Rudapaksa Bocah SD, Pelaku Sempat Sebarkan Foto Syur Korban

Peristiwa nyaris serupa sebelumnya juga terjadi di Taiwan.

Seorang gadis malang di Taiwan harus menanggung rasa malu ketika keluarganya mengetahui tentang kebiasaannya memuaskan diri sendiri.

Dilansir World of buzz, gadis itu diketahui tinggal dengan nenek dan bibinya.

Dia mengaku selama ini sering memuaskan hasratnya sendiri dari waktu ke waktu.

Hal itu dilakukannya tanpa sepengetahuan siapa pun.

Suatu hari yang cerah, tiba-tiba neneknya bertanya padanya tentang sesuatu yang tak terduga.

"Apakah kamu pernah menonton film porno di kamarmu?" tanya sang nenek.

Gadis itu sontak terkejut dengan pertanyaan tersebut.

Lalu dia mengetahui bahwa bibinya melihatnya melakukan masturbasi di salah satu malam.

Seakan itu belum cukup memalukan, sang bibi memutuskan untuk merekam seluruh aksinya tersebut.

Rasa malu yang harus ditanggung gadis itu tidak berhenti di situ.

"Bibi saya mengirim video itu ke ibu saya, dan memberi tahu ke grup keluarga saya tentang itu," katanya.

Baca juga: Berhubungan Fisik dengan Wanita Selain Istrinya, Pria Ini Kini Menyesal, Parno Tertular Penyakit

Gadis ini murka karena bibnya merekamnya saat sedang puaskan diri sendiri di kamar
Gadis ini murka karena bibnya merekamnya saat sedang puaskan diri sendiri di kamar

Tindakan sang bibi cukup membuatnya tak nyaman.

Sementara sang bibi berbuat demikian, ibu dan pamannya justru membelanya.

"Itu biasa untuk orang dewasa," kata mereka.

Gadis itu pun geram dan bahkan tak memaafkan tindakan bibinya tersebut.

Betapa tidak, semua orang bisa mendengar suara rintihannya saat dia melakukan hal itu sendiri.

Tidak lama kemudian, dia berbicara dengan bibinya tentang insiden tersebut.

"Aku sayang sama kamu. Aku merekamnya jadi aku punya bukti untuk ditunjukkan pada ibumu," beber sang bibi pada gadis China itu.

"Jika kamu bukan keluarga, aku akan..." imbuhnya tanpa melanjutkan ucapannya.

Obrolan dengan bibinya itu membuat keadaan tak menjadi lebih baik.

Dia memberi tahu bibinya bahwa merekamnya saat masturbasi adalah melanggar privasinya.

Gadis itu tak segan mengajukan laporan ke polisi jika bibinya bukan bagian dari keluarganya.

Dia juga meminta bibinya untuk menghapus video tersebut.

Dan meskipun bibinya menyetujuinya, dia merasa ragu dengan bibinya.

"Aku tahu bibiku. Dia menyebut seks dan masturbasi sebagai sesuatu yang harus didisiplinkan," ucapnya.

Baca juga: Aku Kira Normal Selalu Berdarah saat Berhubungan Fisik, Wanita Syok Ternyata Idap Penyakit Serius

Sang bibi mengaku membutuhkan video itu sebagai bukti untuk diberikan kepada ibu gadis tersebut.

Dengan harapan sang ibu mau mendidik dan mendisiplinkan putrinya.

"Jika kamu benar-benar peduli padaku, bicaralah padaku tanpa perlu membicarakan masalah ini dengan orang lain," kata gadis malang itu.

Tindakan menyenangkan diri sendiri (masturbasi) memang dianggap tabu untuk dibicarakan.

Namun bukan berarti kita bebas untuk melanggar privasi orang lain, tanpa memandang siapa diri kita.

(TribunStyle/ Amr) (Tribunstyle.com/Putri Asti)

Baca artikel lainnya terkait berita viral

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Thailandpembunuhanmasturbasi
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved