Breaking News:

Berita Viral

MENGENANG Tragedi Bintaro 1987, Kecelakaan Kereta Adu Banteng Mirip di Cicalengka, 156 Orang Tewas

Kilas balik Tragedi Bintaro 1987 yang disebut mirip tabrakan kereta di Cicalengka. Sebanyak 156 orang tewas, 300 lainnya luka-luka.

Kompas.com
Kilas balik Tragedi Bintaro 1987 yang disebut mirip tabrakan kereta di Cicalengka. 

TRIBUNSTYLE.COM - Tabrakan kereta baru saja terjadi di wilayah Cicalengka antara KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya.

Dilaporkan kecelakaan tersebut menelan korban jiwa, mereka adalah masinis, asisten masinis, dan pramugara.

Dua kereta ini bertabrakan di sebuah jalur yang semestinya hanya boleh dilalui satu kereta, yang mana peristiwa ini dikenal dengan 'adu banteng'.

Kecelakaan di Cicalengka ini mengingatkan kembali dengan tragedi tabrakan kereta di Bintaro.

Situasi tabrakan KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya di rel tunggal di Petak Jalan Haurpugur – Cicalengka, Jumat (5/1/2024). KA Turangga diketahui berangkat dari Surabaya tujuan Bandung
Situasi tabrakan KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya di rel tunggal di Petak Jalan Haurpugur – Cicalengka, Jumat (5/1/2024). KA Turangga diketahui berangkat dari Surabaya tujuan Bandung ((instagram @jalur5))

Masih ingatkan dengan tragedi Bintaro ini?

Ya, pada 1987 silam, dua kereta api yang sedang melaju kencang dalam arah berlawanan, bertabrakan di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, pada tanggal 19 Oktober 1987.

Baca juga: Cerita Petugas KA Turangga, Sibuk Bersihkan Toilet TIba-tiba Kereta Tabrakan, Syok Gerbong Terguling

Ratusan nyawa pun melayang dalam waktu sekejap.

Kecelakaan kereta api di Bintaro ini disebut sebagai kecelakaan kereta paling fatal di Indonesia.

Beirkut kilas balik tragedi Bintaro 1987 silam!

Kronologi

Kecelakaan kereta api yang kemudian dikenal dengan Tragedi Bintaro itu berawal ketika Kepala Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Kebayoran menyampaikan informasi kalau kereta dengan nomor KA 220 hendak menuju Stasiun Sudimara.

Kereta Api 220 Rangkas tujuan Tanah Abang-Merak berangkat dari Stasiun Kebayoran pada Senin, 19 Oktober 1987 pagi.

Sementara dari arah berlawanan KA 225 Merak jurusan Rangkasbitung-Tanah Abang melaju dari Stasiun Serpong.

Kedua kereta sama-sama menuju Stasiun Sudimara.

Tragedi Bintaro 1987
Tragedi Bintaro 1987 (Kaskus)

PPKA Sudimara sebelumnya telah mengatakan jalur yang berada di Sudimara sudah penuh.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags:
Tragedi BintaroKA Turanggakecelakaan keretaCicalengkaberita viral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved