Berita Kriminal
MENGENAL Zhafira Devi Liestiatmaja, Model Cantik Buang Bayi di Ngurah Rai, Takut Kekasih Baru Tahu
Mengenal sosok Zhafira Devi Liestiatmaja, model sekaligus selebgram yang tega buang bayinya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Editor: Putri Asti
TRIBUNSTYLE.COM - Zhafira Devi Liestiatmaja atau ZDL, ibu muda yang tega membuang bayinya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Baru-baru ini terungkap profesi Zhafira yakni seorang model sekaligus selebgram asal Semarang, Jawa Tengah.
Dia tega membuang bayinya lantaran takut jika kekasih barunya tahu bahwa dia sudah memiliki anak.
Berikut sosoknya!

Inilah sosok model dan selebgram asal Semarang yang membunuh hingga membuang bayinya.
Model ini membuang bayinya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Baca juga: ASTAGFIRULLAH Petaka Kelupaan, Bayi 1 Tahun Tewas Gegara Ayah Berjam-jam Kunci Anak di Dalam Mobil
Belakangan diketahui bahwa inisial itu merujuk pada sosok Zhafira Devi Liestiatmaja.
Zafira Devi Liestiatmaja adalah model dan selebgram asal Semarang, Jawa Tengah.
Kini, ia berusia 28 tahun. Sosok Zhafira memang tidak banyak yang diketahui.
Ia memiliki tubun tinggi yaitu 174 centimeter.
Zhafira adalah seorang model kelas internasional di bawah naungan perusahaan asal Jakarta.
Ia juga merupakan seorang selebragm.

Zhafira dikabarkan merupakan alumni perguruan tinggi swasta ternama di Semarang.
Model 28 tahun itu tega membunuh bayinya karena takut kekasih barunya tahu kehamilannya.
Ia pun membuang bayinya di area parkir dropzone II Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali.
Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKBP Ida Ayu Wikarniti mengatakan, pelaku membunuh bayi itu sesaat setelah dilahirkan di kamar mandi sebuah hotel di Legian, Kuta, Badung, Bali pada Minggu (15/10/2023).
"Pelaku melahirkan di kloset untuk dibunuh saat itu. Itu sudah masuk ke pembunuhan,” ujarnya, Kamis (26/10/2023), dikutip dari Tribun Bali.
“Motifnya agar tidak diketahui oleh pacar barunya," ucapnya.
Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika pelaku menginap bersama kekasihnya, pria warga negara Singapura berinisial J, di hotel tersebut.
Adapun berdasarkan pengakuan pelaku, sejak pukul 03.00 Wita dini hari pelaku bolak-balik ke kamar mandi karena merasa sakit perut.
Baca juga: Ibu di Jaksel Sudah Beberapa Kali Tenggelamkan Bayi di Ember, Bertingkah Janggal saat Diperiksa
Ketika pagi, sekitar pukul 08.00 Wita, pelaku melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga masih hidup di kamar mandi tersebut.
Pelaku diduga panik dan kemudian membenamkan bayi itu di dalam kloset sembari menyiramkan air agar tangisannya tidak terdengar oleh J.
Kemudian, pelaku membersihkan bercak darah di kamar mandi dan memasukan jasad bayi itu ke dalam kantong plastik warna putih.
Ia pun kemudian memesan taksi online menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung.
Lebih lanjut, sekitar pukul 15.25 Wita, kantong plastik berisi jasad bayi itu ditinggalkannya di taman yang berada di Drop Zone 2 Terminal Keberangkatan Domestik.
Setelah itu pelaku berangkat ke Semarang, Jawa Tengah, menggunakan maskapai Lion Air JT 0925.
"Saat itu wajahnya memang tidak terlalu kelihatan tapi kita tarik lagi CCTV ke belakang dan ke depan baru terlihat dia memasuki terminal domestik untuk check-in ke Semarang dengan salah satu maskapai penerbangan," lanjutnya.

Ia menambahkan, pelaku diduga kuat tega membunuh bayi yang dikandungnya lantaran tidak mengetahui siapa ayah dari bayinya tersebut.
Pelaku mengatakan seringkali gonta-ganti pasangan berhubungan seksual sehingga menyebabkan kehamilan pada Januari 2023 lalu.
Ia sadar kehamilannya pada Agustus 2023 ketika usia kandungan sudah berusia delapan bulan dan sedang menjalani hubungan asmara dengan J.
"Dia menutupi kehamilan dari pacar barunya dan tidak mau pacar barunya tahu dia hamil apalagi melahirkan,”
“Karena dia pengen serius dengan pacarnya ini dan malam itu dia tidak melakukan hubungan apa-apa karena dia mengaku dalam keadaan datang bulan," kata dia.
Kronologi Pengungkapan
Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai berkoordinasi dengan Avsec Angkasa Pura I serta melakukan pengecekan rekaman CCTV.
Dari pantauan hasil rekaman CCTV ada seseorang wanita menggunakan baju blezer warna coklat, celana pendek hitam, menggunakan sepatu putih turun dari mobil Daihatsu Sigra langsung menuju counter cek in.
Kemudian selanjutnya kembali ke luar terminal dan menuju ke taman setelah melihat situasi aman kemudian pelaku membuang bungkusan plastik yang berisi orok tersebut ke dalam tong sampah.
Pelaku kembali menuju ke terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Kemudian dari hasil rekaman CCTV tersebut berawal dari pengecekan nomor polisi mobil Daihatsu Sigra yang merupakan taksi online yang mengangkut pelaku serta memintai keterangan sopir taksi online.
Baca juga: INNALILLAHI Syok Warga Cianjur Dini Hari Dengar Bayi Menangis di Kuburan, Nahas Nyawa Tak Tertolong
Teridentifikasi pelaku sebelumnya naik dari Hotel ST daerah Legian Kuta menuju ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Selanjutnya tim Opsnal menggabungkan penyelidikan dari hotel dan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, didapat pelaku bernama ZDL yang terbang menuju ke Solo dengan menggunakan pesawat Lion Air JT-0925.
Atas data-data pelaku kemudian tim opsnal melakukan pemetaaan keberadaan pelaku di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pada hari Kamis tanggal 19 Oktober 2023 pukul 10.00 WITA tim Opsnal Garuda Bhuana, di bawah pimpinan Kasat Reskrim Iptu Rio Ritonga berangkat ke Semarang, Jawa Tengah kemudian langsung melakukan penyelidikan dan pemetaan terhadap keberadaan pelaku.
Sehingga sekira pukul 17.30 WIB, Tim Opsnal Garuda Bhuana dapat mengamankan pelaku berinisial ZDL beserta barang bukti di rumahnya di Semarang Jawa Tengah tanpa perlawanan, lanjut di terbangkan ke Bali untuk proses penanganan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 342 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.
(Tribunjabar.id/Salma Dinda/Tribun Bali/ Zaenal Nur Arifin)
Diolah dari artikel TribunJabar.id
Sumber: Tribun Jabar
Gak Kapok 4 Kali Dipenjara, Residivis Ini Ditangkap Lagi Kasus yang Sama, Bobol Rumah di Parepare |
![]() |
---|
Detik-detik Mahasiswa Jogja Ditikam Temannya saat Menginap di Magelang, Pelaku Mengaku Cemburu Buta |
![]() |
---|
Sosok Syarif Maulana Dosen Unpar Bandung Pelaku Kekerasan Seksual pada Mahasiswa, Kini Dinonaktifkan |
![]() |
---|
Aksi Perawat di Aceh Rudapaksa Siswi 15 Tahun, Kenal dari Aplikasi Kencan, Diimingi Dibelikan iPhone |
![]() |
---|
Pembunuhan Mahasiswi di Malang Jatim Baru Terungkap Setelah 1,5 Tahun, Pelaku Cucu Pemilik Kos |
![]() |
---|